Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Tiga Calon Rektor UHO Kendari Ditetapkan, Ida Usman Raih Suara Tertinggi

232

Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari akhirnya menetapkan tiga calon rektor yang akan melaju ke tahapan akhir pemilihan Rektor UHO periode 2026–2030. Penetapan dilakukan melalui Rapat Senat Khusus Tertutup yang digelar di Gedung Rektorat UHO, Jumat 10 Juli 2026 pagi.

Berdasarkan hasil pemungutan suara Senat, tiga nama yang berhak melanjutkan ke tahap pemilihan akhir yakni Prof. Dr. Ida Usman, S.Si., M.Si, Dr. Herman, S.H., LL.M, dan Prof. Dr. Takdir Saili, M.Si.

Dalam proses penyaringan tersebut, Prof. Ida Usman memperoleh dukungan terbanyak dengan 15 suara, disusul Prof. Takdir Saili yang meraih 11 suara, serta Dr. Herman dengan 10 suara.

Sementara itu, tujuh bakal calon lainnya tidak berhasil lolos ke tahap berikutnya. Mereka masing-masing memperoleh suara sebagai berikut: Prof. Dr. Edy Karno 5 suara, Prof. Dr. Ruslin 3 suara, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande 2 suara, Prof. Dr. Yusuf Sabilu 1 suara, sedangkan Dr. Baru Sadarun, Prof. Ma’ruf Kasim, dan Dr. Muliddin tidak memperoleh suara.
Rapat senat diikuti oleh 48 anggota senat. Tercatat terdapat 1 suara abstain dan tidak ada suara tidak sah.

Iklan oleh Google

Tahapan penyaringan tiga calon rektor ini sebelumnya sempat mengalami penundaan. Semula, rapat senat dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 1 Juli 2026, namun ditunda karena ditemukan kekeliruan administrasi dalam Surat Keputusan (SK) keanggotaan Senat.

Ketua Senat UHO, Prof. Jamili, menjelaskan penundaan dilakukan setelah ditemukan kesalahan pencantuman status salah satu anggota Senat dalam SK keanggotaan.
Kesalahan tersebut berkaitan dengan pencantuman Prof. La Ode Santiaji Bande, yang menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, sebagai anggota Senat berstatus pergantian antarwaktu (PAW). Padahal, jabatan wakil rektor merupakan anggota Senat secara ex officio, sehingga status tersebut dinilai tidak tepat secara administratif.

Menurut Prof. Jamili, Senat tidak memiliki kewenangan dalam penyusunan administrasi keanggotaan karena menjadi ranah pihak eksekutif universitas. Namun, setelah dokumen diperiksa dalam rapat, anggota Senat meminta agar kekeliruan tersebut diperbaiki terlebih dahulu demi menjamin seluruh tahapan pemilihan berlangsung sesuai ketentuan.

Setelah SK keanggotaan Senat diperbaiki, proses penyaringan akhirnya dapat dilaksanakan dan menghasilkan tiga nama yang akan bertarung pada tahapan akhir pemilihan Rektor UHO periode 2026–2030. Tahap selanjutnya akan menentukan satu nama yang akan memimpin Universitas Halu Oleo untuk lima tahun ke depan. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi