Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Peristiwa Polisi Tembak Warga Sipil Kembali Terjadi di Sultra

221

Peristiwa oknum polisi menembak warga sipil kembali terjadi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebelumnya penembakan dilakukan personel Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sultra saat akan melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba.

Namun kali ini aksi penembakan terhadap warga sipil dilakukan oleh personel dari Kepolisian Resor (Polres) Kolaka Timur (Koltim).

Pelaku diketahui bernama Brigadir RA melakukan penembakan terhadap seorang perempuan di salah satu rumah di Kendari.

Akibat dari tembakan tersebut korban mendapatkan luka yang serius dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang intensif.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Ferry Walintukan, Jumat, 2 Februari 2024.

Iklan oleh Google

“Pelaku penembakan brigadir RA anggota dari Polres Kolaka Timur itu benar terjadi,” katanya saat ditemui di ruangannya.

Ferry mengatakan, kejadian penembakan terjadi di Kota Kendari pada Selasa, 1 Februari 2024 sekitar pukul 03.00 WITa dini hari terhadap seorang perempuan berinisial IA.

Ferry mengungkapkan dalam kejadian tersebut pelaku melakukan penembakan terhadap IA dengan menggunakan senjata milik rekannya bernama Brigadir Z. Kata Ferry saat itu pelaku dalam keadaan mengonsumsi minum-minuman keras.

“Yang bersangkutan untuk kondisinya sedang minum-minuman keras dan itu dilakukan waktu dia menggunakan senjata dia memainkan senjata dan senjata itu meletus,” ungkapnya.

Sehingga atas kejadian tersebut, pelaku bersama pemilik senjata diamankan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) untuk dilakukan pemeriksaan.

“Iya saat ini kita amankan dua orang,” pungkasnya. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi