Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Tanggapi Keputusan Golkar Mubar, Pengurus Provinsi : Fokus Pilcaleg Dulu Baru Urus Pilkada

312

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan tanggapan atas keputusan DPD Partai Golkar Muna Barat (Mubar) terkait mengusung salah satu figur bakal calon kepala daerah melalui pintu partai berlambang beringin di Mubar.

DPD Golkar Sultra menekankan bahwa saat ini seluruh elemen partai Golkar di Sultra diarahkan untuk fokus pada pemilihan calon legislatif (pilcaleg). Sebab, hasil pilcaleg 2024 akan menentukan sikap politik Golkar pada pemilihan kepala daerah ke depan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Golkar Sultra, Muhamad Basri melalui telepon selulernya, beberapa waktu lalu.

“Saat ini Golkar masih fokus di pilcaleg karena hasil pilcaleg 2024 yang akan menentukan, jangan sampai kita tidak mampu menghasilkan kursi untuk mengusung calon kepala daerah ke depan. Termasuk di Mubar,” kata Muhamad Basri.

Sekretaris Golkar Sultra ini menyampaikan bahwa pada dasarnya DPP Golkar telah mengintruksikan kepada DPD untuk melakukan penjaringan kepala daerah melalui ketua Komcat di daerah. Namun instruksi tersebut ditunda dan kepastiannya akan dilakukan setelah pilcaleg 2024.

“Untuk saat ini, penjaringan belum dilakukan, nanti setelah pilcaleg baru dibuka,” terangnya.

Iklan oleh Google

Muhammad Basri juga mengakui bahwa DPD Golkar Mubar telah menentukan sikap untuk mengusung salah satu bakal Calon Kepala Daerah di Mubar Yakni La Ode Darwin. Namun, kata dia, keputusan itu belum final karena yang yang berhak menentukan itu adalah DPP Golkar.

“Itu belum final, DPP Golkar yang menentukan, tentunya berdasarkan hasil survei dan indikator lainnya,” terangnya.

Basri juga menambahkan bahwa figur bakal calon kepala daerah yang telah menyerahkan berkas sebagai bakal calon bupati di Partai Golkar Mubar adalah La ode Darwin dan Laode Muhamad Amsar. Tapi kedua figur ini pun belum final untuk ditetapkan sebagai calon ke depan.

“Nanti kita liat setelah hasil pilcaleg. Keputusan akhirnya nanti di DPP partai Golkar,” terangnya.

Menanggapi keputusan Partai Golkar Mubar yang telah menentukan sikap dan mengusung bakal calon tunggal kepala daerah di Mubar, Basri itu adalah kewenangan DPD Golkar tapi sekali lagi itu belum final.

“Contohnya di Pilkada Buton Utara yang lalu. DPD partai Golkar Sultra mengusung figur lain tapi DPP Partai Golkar mengeluarkan nama Ridwan Zakaria sebagai calon bupati,” pungkasnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi