Sembilan Warga Diperiksa Terkait Insiden Oknum TNI dan Warga Aniaya Polisi di Mubar
Sebanyak tiga anggota polisi dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami penganiayaan pada Senin 31 Maret 2025 dini hari.
Insiden yang terjadi di Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, ini diduga melibatkan oknum anggota TNI serta sejumlah warga sipil.
Dalam kasus tersebut sembilan warga kini telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.
“Iya (sembilan orang yang diamankan untuk) masih proses pemeriksaan tahap penyelidikan,” kata Kasi Humas Polres Muna Ipda Baharuddin.
Iklan oleh Google
Peristiwa ini berlangsung sekitar pukul 00.30 WITa di depan Polsek Tiworo Tengah, saat proses melaksanakan pengamanan malam takbiran.
Ketiga korban diketahui adalah Bripda Hendi dan Briptu Rendi Supriadi yang bertugas di Polsek Tiworo Tengah, serta Bripda Abdi Mah Putra dari satuan Brimobda Polda Sultra. Sementara itu, dua terduga pelaku yang merupakan anggota TNI diketahui bertugas di Den Intel Korem Palu dan Kodim Kendari.
Akibat insiden ini, para korban mengalami luka-luka. Bripda Hendi mengalami pendarahan dari hidung dan saat ini masih dalam perawatan. Bripda Abdi Mah Putra mengalami luka robek pada bibir bawah, sementara Briptu Rendi hanya mengalami rasa sakit tanpa luka yang terlihat.
Dari informasi yang dihimpun, keterlibatan dua anggota tersebut dalam kasus ini sudah ditangani oleh polisi militer (POM).
Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya mengonfirmasi pihak pimpinan dua anggota TNI yang diduga terlibat dalam penganiayaan tersebut. (Ahmad Odhe/yat)