Polda Sultra Turunkan 891 Personel untuk Pengamanan TPS
Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menurunkan 891 personel untuk pengamanan tempat pemungutan suara (TPS) di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Hal tersebut berdasarkan apel cek sarana prasarana (Sarpras) personel dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS) menjelang tahapan pemungutan suara pada Senin, 5 Februari 2024 di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra yang dipimpin langsung Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dwi Iriyanto S.I.K., M.Si.
“Sebanyak 891 personel dari Polda Sultra dilibatkan dalam pengamanan TPS, menandakan komitmen penuh aparat keamanan dalam mendukung pelaksanaan pemilihan yang aman, tertib, dan demokratis,” kata Wakapolda Sultra.
Brigjen Pol Dwi Iriyanto mengatakan, apel tersebut untuk memastikan keberlangsungan proses demokrasi yang adil dan transparan di wilayah Sulawesi Tenggara.
“Pemungutan suara tinggal 9 hari lagi, ini artinya kita sudah semakin matang dalam memastikan kesiapan kegiatan pengamanan, termasuk administrasi, anggaran, personel, cara bertindak, dan sarpras,” ungkapnya.
Iklan oleh Google
Dalam arahannya, Wakapolda menekankan perlunya persiapan maksimal bagi personel yang terlibat dalam pengamanan TPS (PAM TPS).
Selain itu, Brigjen Pol Dwi Iriyanto meminta personel untuk mempersiapkan perlengkapan dinas maupun pribadi sebelum proses serpas yang akan dilaksanakan pada 11 Februari mendatang.
“Para personel yang terlibat dalam PAM TPS diingatkan untuk mengetahui dengan jelas lokasi ploting wilayah penugasannya. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi personel yang optimal dan efektif di setiap TPS,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kepada personel pentingnya menjaga netralitas dan performance yang baik selama pelaksanaan tugas di TPS.
“Personel PAM di TPS tidak diperkenankan mencatat perhitungan suara untuk memastikan integritas dan keabsahan proses pemungutan suara,” tambahnya. (Ahmad Odhe/yat)
