Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Mengenal Apa Itu Tuberkolosis

148

Abdullah Harits, S.FARM

(Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Halu Oleo)

Tuberkolosis biasa dikenal masyarakat dengan singkatan TB atau TBC yang merupakan penyakit menular yang berbahaya bila tidak segera di temukan atau di obati.

Menurut data WHO tahun 2022, Indonesia sendiri berada pada posisi kedua (ke-2) dengan jumlah penderita TBC terbanyak di dunia setelah India, diikuti oleh China, Filipina, Pakistan, Nigeria, Bangladesh dan Republik Demokratik Kongo secara berurutan.

Dinas Kesehatan Kendari, Sulawesi Tenggara, mencatat sebanyak 25 orang warga di daerah tersebut meninggal dunia akibat penyakit tuberkulosis (TBC) atau TB dari 1.181 kasus sepanjang 2022.

Penularan tuberkulosis (TBC) terjadi ketika seseorang tidak sengaja menghirup percikan ludah (droplet) saat seseorang yang terinfeksi TBC bersin atau batuk. Oleh sebab itu, risiko penularan penyakit ini lebih tinggi pada orang yang tinggal serumah dengan penderita TBC. TBC pada paru-paru akan menimbulkan gejala berupa batuk lebih dari 3 minggu yang dapat disertai dahak atau darah. Selain itu, penderita juga akan merasakan gejala lain, seperti demam, nyeri dada dan berkeringat di malam hari (Kemenkes).

Seperti yang dikatakan oleh dr Rizal Fadli, semua orang berisiko tertular tuberkulosis. Tetapi, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko penularannya, seperti:

Temuan kasus TBC di Indonesia
(sumber.kncv Indonesia)

 

Melemahnya sistem kekebalan tubuh akibat mengidap penyakit atau meminum obat-obatan tertentu.

Bayi dan anak-anak yang sistem kekebalan tubuhnya masih berkembang.

Orang lanjut usia yang sistem kekebalan tubuhnya mulai menurun.

Individu yang bepergian ke daerah dengan kasus TBC tinggi.

Konsumsi alkohol berlebihan yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Perokok aktif maupun pasif.

Iklan oleh Google

Bekerja di fasilitas kesehatan yang mengharuskan berkontak erat dengan orang sakit.

Tinggal bersama pengidap TBC.

Bakteri TBC dapat menular dan menimbulkan sejumlah gejala setelah infeksi terjadi. Tanda dan gejala TB aktif meliputi:

Batuk selama tiga minggu atau lebih.

Batuk darah atau lendir.

Nyeri dada.

Penurunan berat badan.

Kelelahan.

Demam.

Keringat saat malam hari.

Panas dingin.

Kehilangan selera makan.

Walau tergolong mematikan, TBC dapat disembuhkan dengan menjalani pengobatan yang tepat dan sesuai aturan yang diberikan dokter. Masa pengobatan penyakit ini berlangsung selama 6-12 bulan dan harus rutin mengkonsumsi obat TBC serta tidak boleh berhenti walau sehari pun.

 

Catatan : Kolom opini ini menjadi tanggung jawab penulis. 

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi