Take a fresh look at your lifestyle.
     

Kronologi Versi Polisi: Tiga Anggota Polda Sultra Dianiaya, Melibatkan Oknum TNI

73

Sebanyak tiga anggota Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami penganiayaan pada Senin, 31 Maret 2025.

Insiden tersebut terjadi di Desa Wapae, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, tepat di depan Polsek Tiworo Tengah, saat mereka tengah melaksanakan pengamanan malam takbiran sekitar pukul 00.30 WITA.

Kasi Humas Polres Muna, Ipda Baharuddin, membenarkan kejadian tersebut.

“Terduga pelaku dari masyarakat masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Ia juga mengonfirmasi bahwa dua anggota polisi yang menjadi korban bertugas di Polsek Tiworo Tengah, yaitu Bripda Hendi dan Briptu Rendi Supriadi. Sementara satu anggota lainnya, Bripda Abdi Maha Putra, bertugas di satuan Brimobda Polda Sultra.

Lebih lanjut, dua terduga pelaku yang berstatus sebagai anggota TNI diketahui bertugas di Den Intel Korem Palu dan Kodim Kendari. Akibat kejadian tersebut, ketiga anggota polisi mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Ia menyebut kronologi kejadian penganiayaan terhadap Bripda Hendi berawal pada 30 Maret 2025, sekitar pukul 20.30 WITA, personel Polsek Tiworo Tengah bersama anggota Danramil Tikep melaksanakan pengamanan kegiatan malam takbiran di Tugu Rambutan, Desa Wapae Jaya, Kecamatan Tiworo Tengah.

Setelah kegiatan berakhir pada pukul 23.20 WITA, petugas gabungan kembali ke kantor.

Tak lama kemudian, beberapa warga bersama anggota TNI yang sedang cuti memancing keributan dengan mengendarai motor berknalpot brong dan berteriak-teriak di depan Polsek.

Sekitar pukul 23.30 WITA, seorang warga yang menggunakan sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 DT 6810 KD kembali melakukan hal serupa, sehingga Bripda Hendi berupaya mengamankan warga tersebut.

Namun, tiba-tiba dua orang anggota TNI yang berada di lokasi menyerang Bripda Hendi dengan pemukulan hingga ia terjatuh.

Iklan oleh Google

“Sehingga Kapolsek membantu menarik dan menyelamatkan korban ke dalam mako,” kata Kasi Humas Polres Muna Baharuddin dalam keterangannya.

Akibat insiden ini, Bripda Hendi mengalami pendarahan di hidung dan harus dirawat di rumah sakit.

Sementara itu, penganiayaan terhadap Briptu Rendi Supriadi terjadi saat berusaha melerai pengeroyokan terhadap Bripda Hendi. Briptu Rendi Supriadi justru menjadi korban pemukulan oleh salah satu anggota TNI, Pratu Rendi alias La Idho.

Pukulan tersebut mengenai bagian belakang kepalanya. Meskipun tidak mengalami luka fisik, Briptu Rendi merasakan sakit akibat serangan tersebut.

“Akibat dari pemukulan, korban merasa sakit, namun tidak ada bekas luka,” ungkapnya.

Sedangkan penganiayaan terhadap Bripda Abdi Maha Putra yang saat kejadian sedang berada di rumahnya sekitar 500 meter dari Mapolsek, segera menuju lokasi setelah mendengar insiden tersebut.

Dalam perjalanan, ia bertemu dengan Serda Ambo, yang merupakan temannya. Namun, tanpa diduga, Serda Ambo tiba-tiba memukul kepala Bripda Abdi.

Bripda Abdi sempat membalas dengan menampar kepala belakang pelaku, namun situasi tampak mereda saat Serda Ambo merangkulnya dan mengajaknya berjalan menuju Tugu Rambutan.

“Setibanya di Tugu Rambutan, ketika korban masih dalam rangkulan terduga pelaku, tiba-tiba terduga pelaku memukul bagian mulut korban dan kemudian teman terduga pelaku a.n. Pratu Rendi alias La Idho ikut memukul dibagian wajah korban,” ujar Baharuddin.

Akibat kejadian tersebut, Bripda Abdi mengalami luka robek pada bibir bagian bawah.

Hingga saat ini, kasus penganiayaan terhadap tiga anggota kepolisian ini masih dalam proses penyelidikan. Pihak kepolisian telah mengidentifikasi beberapa pelaku, termasuk anggota TNI, dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menindaklanjuti kasus ini sesuai hukum yang berlaku.

Dalam kasus ini juga, polisi telah mengamankan sembilan orang warga untuk menjalani pemeriksaan untuk mendalami insiden keributan di malam takbiran ini. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi