Korban Banjir di Sampara Konawe Digigit Ular
Banjir yang terjadi di Kecamatan Pohara Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat, 8 Maret 2024 malam, mengakibatkan seorang pria digigit ular.
Video berdurasi 13 detik yang diperoleh media ini, pria tersebut digigit ular tepat di kaki sebelah kirinya.
Dalam video tersebut korban merintih kesakitan akibat gigitan ular. Sehingga Sejumlah orang yang melihat kejadian itu berusaha menolong korban dengan mengikat kaki korban
Hal tersebut untuk mencegah menyebarnya racun dalam tubuhnya akibat gigitan ular. Akibatnya korban harus dilarikan di rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu Kapolsek Sampara Ipda Kasibun membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, korban bernama Aman (13) warga desa Desa Konggamea Kecamatan Sampara Kabupaten Konawe
“Iya, benar, sekiranya jam 20.20 wita pada saat terjadi musibah banjir digigit ular berwarna hitam dengan ukuran kecil,” singkatnya melalui pesan WhatsApp.
Ia mengungkapkan kronologi kejadian berawal saat korban sedang membantu salah satu rumah kerabatnya yang mengalami kebanjiran.
Iklan oleh Google
Saat itu korban berada di luar rumah yang tergenang air. Namun korban tiba-tiba merasakan kesakitan sekitar betis sebelah kiri seperti digigit ular.
“Korban kemudian mengecek kondisinya kakinya dengan cara mengangkat dan melihat ular berwarna hitam berukuran kecil, menggigit sekitar betis sebelah kiri korban,” ungkapnya.
Mendapatkan gigitan tersebut, korban berteriak meminta pertolongan dan menuju ke salah satu rumah temannya.
Melihat hal itu, keluarga korban langsung membawanya ke Rumah Sakit Bahteramas untuk proses pengobatan.
“Saat ini korban sudah berada di rumah sakit guna penanganan medis lebih lanjut dan berdasarkan keterangan dari dokter yang menangani, korban sementara di observasi untuk memastikan perkembangan kondisi korban,” tambahnya.
Sebelumnya banjir telah melanda 8 desa di dua kecamatan yang ada di Konawe yakni Desa Konggamea Kecamatan Sampara dan Desa Totombe Jaya. Di daerah tersebut terdapat 28 rumah terendam banjir.
Sementara itu di Kecamatan Anggolomoare terdapat 6 desa yang dilanda banjir yakni Desa Anggomoare Jaya, Desa Anggalomoare, Desa Puusawah, Desa Lakomea, Desa Andobeu Jaya dan Desa Abelisawah. (Ahmad Odhe/yat)