Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Kemenkes Akan Kirim 16 Dokter Umum di Mubar

204

Kementrian Kesehatan RI akan mengirim 16 dokter umum di Kabupaten Muna Barat (Mubar). Ke 16 dokter tersebut dijadwalkan tiba di Mubar pada Februari tahun 2023 nanti.

Kepala Dinas kesehatan, Mubar, La Ode Mahajaya mengatakan, 16 dokter umum tersebut merupakan dokter yang baru lulus. Mereka masuk dalam Program Intership Dokter Indonesia (PIDI) yang bernaung di Kementerian Kesehatan.

Dokter yang baru lulus ini wajib ikut program intensip atau bekerja selama satu tahun, selama enam bulan di puskesmas dan enam bulan di rumah sakit.

“Makanya kemarin pihak Kementerian Kesehatan datang meninjau wahana di Muna Barat untuk memastikan kesiapan fasilitas baik di puskesmas maupun di rumah sakit,” ujarnya.

Mantan pegawai Kementerian Kesehatan RI ini juga menyampaikan bahwa saat ini Mubar sudah menjadi wahana. Jadi setiap tahun akan mendapatkan kuota 16 orang dokter dari Kementrian Kesehatan.

Iklan oleh Google

“Jadi setiap ada dokter yang lulus dari perguruan tinggi, setiap tahun Kementerian Kesehatan mengirim 16 orang. Mereka dibiayai dan digaji langsung oleh Kementrian Kesehatan,” katanya.

Untuk persiapan fasilitas kesehatan di Mubar, mantan Kepala BKD Mubar ini menyampaikan sudah menyiapkan dua puskesmas dan satu rumah sakit. Dua Puskesmas itu yakni, Puskesmas Tondasi dan Puskesmas Guali.

Kata dia, Kementrian Kesehatan juga telah meninjau langsung puskesmas tersebut dan kesiapan dokumen serta jumlah kunjungannya, bagaimana fasilitasnya memadai atau tidak.
Kemudian memastikan Puskesmas di sekitar wilayah itu yang tidak punya dokter. Kalau Tondasi bisa ke Puskesmas Bero dan Puskesmas Tikep, Tiworo Tengah. Sedangkan Guali, bisa ke Puskesmas Sidamangura dan Kombikuno.

“Jadi dimana yang tidak ada dokternya di situ kita dorong. Supaya pembayaran kapitasi dari BPJS juga besar,” jelasnya.

Selanjutnya, Mahajaya juga mengaku bahwa program ini merupakan salah satu program nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Program ini juga kata dia, tidak turun begitu saja di daerah. Harus ada permintaan dan lobi oleh Pemda kepada Kementrian.

“Kita berharap dengan hadirnya 16 dokter di Mubar diharapkan bisa memberi dampak positif dalam pelayanan kesehatan di Mubar,” pungkasnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi