Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

HMI Komisariat Teknik UHO Dorong Kolaborasi Membangun Kota Kendari

229

Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Teknik Universitas Halu Oleo Kendari menggelar seminar Sunstinable Development Goals (SDGs) bertajuk “Bring sustainable development Goals into reality through pentahelix Collaboration” di salah satu hotel di Kota Kendari,Senin 18 Juli 2022.

Dalam kegiatan ini turut hadir sebagai narasumber yakni Wali Kota Kendari yang diwakili Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Kendari Haslita, Ketua AJI Kendari Rosniawati Fitri Tahir, Direktur PPV UHO Sudarsono, Ketua KNPI Kendari Filsafat Alamsyah, akademisi UHO Muhammad Taswin Munier dan juga dari pelaku UMKM yakni Sekjen Kendari Kreatif Iman Ilahiyat.

Kepala bidang Sosial Budaya Bappeda Kota Kendari Haslita mengucapkan terima kasih kepada HMI Komisariat Teknik UHO telah melibatkan Pemkot dalam Diskusi bersama membahas tentang SDGs di kota Kendari.

“Saya dari pemerintah kota sangat berterima kasih sekali, karena kegiatan ini membahas tentang bagaimana perkembangan SDGs, karena kebetulan kami dalam waktu dekat ini kami mengevaluasi SDGs di dalam Kota Kendari ini,” ucapnya.

Menurut dia, SDGs atau pembangunan keberlanjutan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, akan tetapi semua harus terlibat di dalamnya baik dari masyarakat atau pun mahasiswa.

“Pembangunan itu bukan hanya pemerintah saja, baik swasta, individu dan sebagainya itu semua terlibat. Satu contoh bagaimana terjadinya pendidikan yang berkualitas semua harus terlibat, perguruan tinggi, perbankan, perseorangan, LSM dan bahkan organisasi bisa turut andil dalam pembangunan suatu wilayah,” bebernya.

Iklan oleh Google

Sementara itu ketua panitia kegiatan Sintawati mengatakan, seminar ini berkaitan dengan pendidikan tentang SDGs atau pembangunan berkelanjutan.

Ia menyebut, tema Sunstinable Development Goals (SDGs) ini ada 5 poin pembahasan dari 17 poin SDGs, kemudian dinamakan pentahelix collaboration.

“Di dalam pentahelix collaboratio itu ada pemerintah, pendidikan, media, UMKM dan toko masyarakat. Jadi kita kerucutkan 17 poin tadi ke 5 kolaborasi tersebut,” ujar Sintawati.

Ia menambahkan seminar ini untuk mendorong peran mahasiswa dan pemuda dalam mengetahui program pemerintah terkait SDGs ini yang akan berakhir 2030.

Ia berharap berangkat dari seminar ini, pemuda dan mahasiswa dapat mengawal program-program pemerintah dalam pengembangan SDGs di Sulawesi Tenggara khususnya di Kota Kendari.

“Saya harap kegiatan hari ini tidak putus sampai di sini saja,” tuturnya. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi