Dinilai Amburadul, Endang Minta Pelaksanaan Porprov di Baubau dan Buton Ditunda
Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) ke XIV Tahun 2022 di Kota Baubau dan Kabupaten Buton yang direncanakan digelar pada 25 November 2022 dinilai sangat dipaksakan.
Pemerhati Olahraga di Sulawesi Tenggara (Sultra), Muh Endang SA menilai Porprov Sultra ke XIV Tahun 2022 di Kota Baubau dan Kabupaten Buton belum layak untik dilaksanakan pada jadwal tersebut.
Pasalnya, dilihat dari kesiapan tempat pertandingan atau venue di Baubau dan Buton belum siap. Begitu juga dengan cabang olahraga yang akan dipertandingan, hingga saat ini belum jelas. Bahkan beberapa nomor cabang olahraga juga tidak diikutkan dalam Porprov tersebut.
“Kalau melihat dari kesiapan provinsi dalam pelaksanaan Porprov yang akan digelar di Baubau dan Buton itu belum siap dan terkesan dipaksakan. Jadi sebaiknya ditunda saja di awal tahun 2023, sambil menunggu venuenya siap,” kata Muh Endang SA saat ditemui sejumlah awak media, Senin 24 Oktober 2022.
Mantan Ketua Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sultra ini menyebutkan, anggaran untuk pelaksanaan Porprov 2022 mencapai belasan miliar dan memprioritaskan untuk kesiapan dan kelengkapan cabang olahraga yang dipertandingan. Sementara untuk pembangunan sarana dan prasarana itu disiapkan oleh pemerintah Kota Baubau dan Buton.
Iklan oleh Google
“Kalaupun dipaksakan pelaksanaan Porprovnya di Baubau dan Buton itu hanya seremoni pembukaan saja. Tetapi untuk pertandinganya dilaksanakan di daerah lain yang fasilitas lapangannya ada. Seperti lapangan sepak Bola di Konawe Selatan, Lapangan Golf di Pomalaa Kolaka,” katanya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Sultra ini mengaku, memaksakan pelaksanaan Porprov di Baubau dan Buton ini dinilai hanya menghabiskan anggaran. Sementara gelaran Porprov itu untuk mencari atlet potensi dan berbakat untuk kemudian dilatih dan disiapkan menjadi olahragawan mewakili Sultra di level yang lebih tinggi.
“Pemerintah dan KONI Sultra harus segera melakukan evaluasi akan pelaksanaan Porprov yang belum siap 100 persen. Mulai dari venue, cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Jikalau belum siap, baiknya ditunda saja,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sultra, H Trio Prasetio Prahasto mengatakan, untuk persiapan Porprov Sultra akan dilakukan rapat bersama dengan pihak Pemkot Baubau dan Pemkab Buton dan pihak KONI untuk membahas kesiapan pelaksanaan Porprov
“Dalam waktu dekat ini rencana kami agendakan rapat bersama. Hasilnya akan kami sampaikan,” singkat melalui telpon selulernya. (re/yat)
