Polres Muna Siapkan 300 Personel Antisipasi Konflik Pikades Serentak
Kepolisian Resor (Polres) Muna mulai memetakan wilayah kerawanan konflik menjelang pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Muna. Rencananya pilkades tersebut akan digelar 12 Oktober 2022.
Kapolres Muna, AKBP Mulkaifin mengatakan, saat ini pihak kepolisian mulai melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRD) di 22 kecamatan yang ada di Muna sekaligus melakukan pemetaan di 124 desa untuk melihat dimana saja yang menjadi potensi kerawanan.
“Untuk potensi kerawanan tetap kita petakan, kita juga tengah melakukan upaya tindakan kepolisian berupa KRD,” jelasnya.
Kendati Demikian, Mulkaifin juga tidak menampik bahwa pada pelaksanaan Pilkades serentak ke depan tidak ada gesekan. Olehnya itu pihaknya terus berupaya menjaga kamtibmas hingga pilkades serentak nanti selesai.
Iklan oleh Google
“Kemungkinan besar ada gesekan-gesekan dalam Pilkades saat digelar nanti. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, maka polisi tetap menjaga kondusifitas hingga Pilkades nanti selesai,” terangnya.
Polres Muna juga telah melakukan maping internal kaitan dengan potensi kerawanan menjelang Pilkades serentak di Muna. Pihaknya juga telah memetakan titik-titik daerah rawan konflik di 124 desa.
“Potensi kerawanan sudah kita maping, dengan adanya kegiatan kepolisian yang ditingkatkan ini maka potensi-potensi itu menjelang pelaksanaan Pilkades diharapkan hilang,” jelasnya.
Lebih lanjut, mantan Kepala Sub Direktorat III Ditreskrimum Polda Sultra itu menyebutkan, dalam hal mengantisipasi kerawanan itu, pihak kepolisian telah menyiapkan 300 personel untuk diturunkan pada saat pilkades serentak nantinya.
“Kita siapkan 300 personel. Nanti kita lihat potensi kerawanan pada saat pilkades nanti, apa kah satu TPS butuh dua personel atau hanya satu. Yang pasti kita tetap pada protap dalam hal memastikan proses Pilkades berjalan aman dan sukses,” pungkasnya. (Pialo/yat)
