Banner Nawala Media
Lewati ke konten
Kamis, 15 Oktober 2026 Menulis adalah Bekerja untuk Keabadian

Hadiri HUT ke-1 Kawunaha, La Ode Darwin Tekankan Solidaritas Perantau Muna di Maluku Utara

Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) sekaligus Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menghadiri acara silaturahmi bersama masyarakat Muna serta perayaan Hari Jadi ke-1 Kerukunan Warga Muna Halmahera Tengah (Kawunaha) pada Senin, 12 Oktober 2026 malam.

Dalam momentum tersebut, La Ode Darwin menyampaikan rasa bangga dan terharunya melihat soliditas serta semangat persaudaraan perantau asal Muna yang tetap terjaga kuat di tanah Maluku Utara.

“Alhamdulillah, saya merasa bangga dan terharu melihat semangat persaudaraan masyarakat Muna di Maluku Utara yang terus terjaga. Jarak boleh memisahkan kita dari kampung halaman, tetapi jangan pernah membiarkan jarak menjauhkan hati dan menghilangkan rasa persaudaraan di antara kita,” ujar Darwin.

Ia menegaskan bahwa keberadaan masyarakat Muna di tanah rantau merupakan bagian yang tak terpisahkan dari keluarga besar Muna. Menurutnya, di mana pun warga mengadu nasib, bekerja, dan membangun kehidupan, identitas budaya serta tanah kelahiran akan selalu melekat dalam diri.

Darwin juga berpesan agar semangat kebersamaan yang diusung tidak berhenti sebatas slogan belaka, melainkan diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap semangat Wuna Rantau, Solidaritas Tanpa Batas bukan hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar kita wujudkan. Saling membantu ketika ada yang membutuhkan, saling menguatkan ketika menghadapi kesulitan, serta tetap menjaga adat, budaya, dan nama baik daerah,” lanjutnya.

Lebih jauh, Darwin menekankan bahwa nilai persatuan dan kepedulian antar sesama merupakan fondasi terpenting bagi masyarakat perantau.

“Saya percaya, kekuatan terbesar kita bukan semata-mata pada apa yang kita miliki, tetapi pada bagaimana kita menjaga kebersamaan dan memperlakukan satu sama lain sebagai saudara,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh warga Muna di Halmahera Tengah dan Maluku Utara pada umumnya untuk senantiasa menjaga akar budaya serta berkontribusi positif bagi lingkungan tempat mereka tinggal.

“Tanah rantau boleh menjadi tempat kita mencari kehidupan, tetapi Wuna akan selalu menjadi rumah bagi hati kita. Di mana pun berada, jadilah bagian dari masyarakat yang membawa kebaikan. Wuna tetap di hati, persaudaraan tidak mengenal batas,” pungkas Darwin. (Ahmad Odhe/yat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *