Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Dua Prodi di Universitas Halu Oleo Dibidik Akreditasi Internasional ASIIN

3

Universitas Halu Oleo (UHO) kembali menerima kunjungan tim asesor dari lembaga akreditasi internasional asal Jerman, Accreditation Agency for Degree Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics (ASIIN). Kunjungan ini dalam rangka visitasi lapangan (on-site visitation) untuk dua program studi sarjana.

Dua program studi yang tengah dibidik untuk mendapatkan pengakuan internasional tersebut adalah Program Studi Sarjana Kehutanan dan Program Studi Sarjana Teknologi Pangan.

Kedatangan tim asesor ASIIN disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng, di Gedung Rektorat UHO, Kamis (25/6).

Asesmen kali ini melibatkan panel ahli lintas negara dan sektor. Tim asesor terdiri atas Prof. Dr. Andreas Rothe (pakar kehutanan dari Weihenstephan-Triesdorf University of Applied Sciences, Jerman) dan Prof. Dr. Rui Costa (akademisi bidang ilmu dan teknologi pangan dari University of Coimbra, Portugal).

Selain itu, evaluasi juga melibatkan Puti Retnoali sebagai perwakilan sektor industri dari PT Palssindo Utama, serta Diah Muflihah, mahasiswa Universitas Hasanuddin yang mewakili perspektif mahasiswa. Kegiatan visitasi ini turut didampingi oleh Emeline Jerez dari Kantor ASIIN.
Asesor ASIIN dari University of Coimbra, Prof. Dr. Rui Costa, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar untuk melakukan penilaian kaku, melainkan untuk membangun ruang diskusi yang solutif.

Iklan oleh Google

“Kami datang untuk membangun diskusi yang konstruktif dengan berbagai pihak di universitas. Temuan-temuan yang kami peroleh selama visitasi nantinya akan menjadi rekomendasi bagi prodi dan bagi Universitas Halu Oleo dalam upaya pengembangan dan peningkatan kualitas institusi ini menuju standar internasional,” ujar Rui Costa.

Ia menambahkan, tujuan utama dari visitasi ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai kondisi, tantangan, serta konteks riil dari penyelenggaraan pendidikan di kampus hijau tersebut.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UHO, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si., menyatakan bahwa raihan akreditasi internasional kini menjadi salah satu target strategis yang mutlak dikejar universitas demi mendongkrak daya saing di kancah global.

Menurut Takdir, langkah ini bukan sekadar urusan gengsi atau pengakuan formal atas kinerja institusi. Lebih dari itu, sertifikasi internasional diharapkan mampu mengubah atmosfer akademik di lingkungan kampus.

“Diharapkan pencapaian ini dapat memberikan pengalaman akademik pada level internasional bagi mahasiswa dan dosen, tidak hanya pada tingkat lokal maupun nasional. Itulah target yang ingin kita capai,” tegas Takdir.

Melalui visitasi lapangan ini, manajemen UHO optimistis Program Studi Sarjana Kehutanan dan Program Studi Sarjana Teknologi Pangan mampu memenuhi standar ketat ASIIN.
Sertifikasi internasional ini diyakini bakal memperkuat mutu kurikulum, mendongkrak nilai jual lulusan di pasar kerja global, sekaligus membuka pintu kolaborasi riset dan akademik yang lebih luas bagi sivitas akademika UHO di level internasional. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi