Penemuan Pria di Wakatobi Tewas Gantung Diri Berawal Dari Pendapat Dukun
Kepolisian Resor (Polres) Wakatobi mengungkap kronologi awal ditemukannya seorang pria yang tewas gantung diri di atas pohon di Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat 17 Mei 2024.
Polisi menyebut korban ditemukan berdasarkan petunjuk dari seorang dukun terkait keberadaan lokasi korban.
“Jenazah almarhum ditemukan sekitar pukul 07.00 WITa oleh keluarganya sendiri setelah mendapat petunjuk dari seorang dukun terkait lokasi keberadaan korban,” kata Wakapolres Wakatobi, Kompol La Ode Surahman Hamu, S.Sos., M.Si seperti dilansir dari Instagram Humas Polres Wakatobi.
Diketahui korban tersebut berinisial JN (33). Ia ditemukan tewas tepat pada hari pernikahannya, Jumat, 17 Mei 2024. Ia diketahui akan menikahi kekasih bernama Ani.
Sebelum ditemukan tewas gantung diri, JN tiba-tiba meninggalkan rumah tanpa pamit pada keluarganya sejak Kamis, 17 Mei 2024.
Saat itu keluarga korban pun mulai melakukan pencarian terhadap korban hingga malam hari karena korban akan melaksanakan prosesi adat pernikahan yang dijadwalkan pada pagi hari ini. Namun pencarian tak membuahkan hasil.
Iklan oleh Google
Tetapi sekitar pagi hari, pihak keluarga mendapatkan informasi dari dukun bahwa keberadaan korban telah ditemukan. Mendapatkan informasi tersebut keluarga korban pun menandatangani lokasi dan menemukan korban dalam keadaan gantung diri di atas pohon.
Wakapolres Wakatobi menyebut saat ditemukan korban tak ditemui tanda-tanda kekerasan fisik. Namun di lokasi kejadian, ditemukan HP, helm, dan motor yang tergeletak di tengah jalan di samping pohon mangga tempat ia tergantung dengan seutas tali biru di lehernya.
“Layaknya kasus gantung diri pada umumnya, ada sperma dan feses yang keluar dari anus serta ada bekas lilitan membiru di lehernya,” pungkasnya.
Lebih lanjut La Ode Surahman Hamu menerangkan untuk kesimpulan sementara dari hasil pemeriksaan tim medis RSUD Wakatobi bahwa korban meninggal akibat gantung diri.
Namun, pihak kepolisian akan terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan motif di balik kejadian ini.
“Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait insiden ini,” tutupnya. (Ahmad Odhe/yat)
