Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Pemda Mubar Usulkan 5 Titik Pembangunan BTS di Menkominfo

99

Pemerintah Daerah Kabupaten Muna Barat (Mubar) resmi mengusulkan lima titik prioritas pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Usulan pembangunan BTS tersebut sebagai upaya mengatasi area blank spot. Blank spot yang dimaksud yakni suatu tempat tidak tersentuh atau tercover sinyal komunikasi. Baik komunikasi analog seperti jaringan telepon atau komunikasi digital seperti jaringan internet.

Penjabat (Pj) Bupati Mubar Dr Bahri mengaku, Pemda Mubar telah menyerahkan proposal permohonan pembangunan tower atau menara BTS kepada Direktur Telekomunikasi, Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Aju Widyasari.

“Pertemuan ini dalam rangka penyelesaian 12 titik blank spot dan lemah sinyal di Muna Barat,” kata Bahri melalu pesan pribadinya, Senin 17 Juli 2023.

Bahri menambahkan, saat ini akses internet di Mubar belum sepenuhnya terpenuhi. Masih banyak wilayah yang tidak memiliki jaringan, baik jaringan telepon seluler dan jaringan internet.

“Makanya saat ini kita mengusulkan 5 desa prioritas untuk pembangunan BTS yakni Desa Tanjung Pinang Kecamatan Kusambi, Desa Lombu Jaya Kecamatan Sawerigadi, Desa Waulai Kecamatan Barangka, Desa Lagadi Kecamatan Lawa dan Desa Suka Damai Kecamatan Tiworo Tengah,” jelasnya.

Menurut alumni 07 STPDN ini, pengajuan permohonan pembangunan 5 BTS berdasarkan kebutuhan daerah. Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Kementerian Kominfo. Besar harapan mendapatkan kuota pembangunan BTS baru itu.

Iklan oleh Google

Bahri juga juga mengaku siap untuk melakukan sinergi pendanaan yakni pemda menyiapkan lahan atau langganan VSAT (Very Small Aperture Terminal) melalui anggaran pendapatan dan belanja (APBD). Hal ini juga untuk mendukung program nasional, percepatan pembangunan program 3435 non 3T.

Program 3435 non 3T adalah program pemerintah pusat untuk penuntasan desa blank spot 4G di 3435 desa/kelurahan di wilayah Non 3T di Indonesia. Program ini merupakan salah satu fokus kegiatan direktorat telekomunikasi sebagai komitmen pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Harapannya dengan pembangunan 5 BTS baru di Kabupaten Mubar maka akses internet menjadi lancar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Mubar Al Rahman, mengaku pengajuan proposal ke Kementrian Kominfo ini adalah bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang selama ini mengeluhkan soal jaringan internet di daerah.

“Dalam proposal itu, kami juga memberikan laporan keadaan secara real tentang lokasi desa yang diajukan untuk pembangunan BTS tersebut,” ujar Al Rahman.

Kata dia, Mubar memiliki 12 desa blank spot yakni Desa Tanjung Pinang, Desa Kasakamu Kecamatan Kusambi, Desa Masara Kecamatan Napano Kusambi, Desa Lombu Jaya, Desa Ondoke Kecamatan Sawerigadi, Desa Suka Damai Kecamatan Tiworo Tengah, Desa Bungkolo, Desa Sawerigadi, Desa Lapolea, Desa Waulai Kecamatan Barangka, Desa Lailangga Kecamatan Wadaga dan Desa Lagadi Kecamatan Lawa.

“Salah satu penyebabnya karena ada 3 BTS yang sudah dibangun di Mubar tetapi belum aktif, sehingga kita berupaya untuk mengaktifkannya dengan melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak terkait,” pungkasnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi