Take a fresh look at your lifestyle.

Sempat Viral, Bentrokan Prajurit TNI vs Brimob di Buton Selatan Berakhir Damai

29

Perselisihan antara sejumlah oknum prajurit TNI dan anggota satuan Brimob yang sempat terekam kamera dan viral saat turnamen sepak bola di Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara, resmi berakhir damai. Seluruh pihak sepakat melakukan rekonsiliasi demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Pertemuan mediasi tersebut digelar pada Senin, 5 Januari 2026, mempertemukan pimpinan dari kedua belah pihak guna meluruskan kesalahpahaman yang terjadi di lapangan.

Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, menegaskan bahwa insiden tersebut murni dipicu oleh tensi pertandingan dan telah diselesaikan secara kekeluargaan. Ia memastikan kondisi keamanan di Buton Selatan kini telah kembali kondusif sepenuhnya.

“Alhamdulillah, melalui pertemuan ini kita menyaksikan seluruh pihak kembali bersatu. Tidak ada lagi perbedaan di antara prajurit. Kita adalah satu untuk bangsa,” ujar Adios dalam keterangannya, kepada awak media.

Sementara Komandan Kodim 1413/Buton, Letkol Inf Arif Nofiyanto, menyayangkan terjadinya insiden yang dipicu oleh aksi saling ejek usai pertandingan sepak bola di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, pada Minggu, 4 Januari 2026 sore tersebut.

Iklan oleh Google

Arif menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah preventif bersama Kapolres dan pemerintah daerah guna memastikan gesekan serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

“Kesalahpahaman ini telah diselesaikan dengan baik. Sebagai aparat keamanan, kami menjamin situasi di Buton Selatan tetap aman. Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memupuk kebersamaan,” tegas Arif.

Senada dengan Dandim, Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha menekankan bahwa soliditas TNI-Polri adalah harga mati dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Menurutnya, pertemuan ini mengirimkan pesan kuat kepada masyarakat bahwa kedua institusi alat negara tersebut tetap satu kesatuan.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 1 menit 30 detik viral memperlihatkan kericuhan di sekitar lapangan sepak bola di Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri. Ketegangan fisik tersebut bermula usai laga mini soccer antara tim Lamindo melawan tim Petir pada Minggu, 4 Januari 2026.

Tim Lamindo diketahui diperkuat oleh sejumlah personel dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 871/La Maindo, sementara tim lawan diperkuat oleh anggota satuan Brimob B Polda Sultra.

Kericuhan sempat membuat penonton dan warga sekitar panik serta berlarian menyelamatkan diri sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Dengan adanya kesepakatan damai ini, seluruh unsur keamanan berkomitmen untuk kembali fokus mendukung kelancaran pembangunan dan perekonomian di Kabupaten Buton Selatan. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi