Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kendari memprediksi seluruh wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) akan diguyur hujan kategori menengah pada pertengahan Oktober 2022.
Berdasarkan rilis dari BMKG terkait monitoring hari tanpa hujan, analisis dan prakiraan curah hujan dasarian Sulawesi Tenggara update 10 Oktober 2022, menunjukkan pada akhir Oktober sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara masih mengalami hujan hingga updating terakhir.
Beberapa wilayah mengalami hari tanpa hujan kategori sangat pendek (1-5 hari). Wilayah Kecamatan Wolola Kabupaten Buton mengalami hari tanpa hujan kategori pendek (6-10 hari).
“Pada Pertengahan Oktober 2022, secara umum wilayah Sulawesi Tenggara mengalami curah hujan kategori rendah hingga menengah (0 – 150 mm/dasarian), kecuali sebagian wilayah Kolaka, Kolaka Timur, Konawe Selatan, dan Buton Tengah yang mengalami curah hujan dengan kategori Tinggi (151 – 300 mm/dasarian),” jelas BMKG dalam rilisnya.
Iklan oleh Google
3. Pada Pertengahan Oktober 2022, hampir seluruh wilayah Sulawesi Tenggara diprakirakan berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori Menengah (51 – 150 mm/dasarian). Sebagian wilayah Bombana diprakirakan masih berpeluang mengalami curah hujan kategori Rendah (<=50 mm/dasarian).
Secara umum, lanjut BMKG, wilayah Sulawesi Tenggara pada pertengahan Oktober hingga pertengahan November 2022 diprakirakan didominasi curah hujan kategori menengah (51 – 150 mm/dasarian).
“Diprakirakan terjadi penurunan curah hujan hingga kategori rendah (21 – 50 mm/dasarian untuk wilayah Sulawesi Tenggara bagian selatan pada akhir Oktober hingga awal November 2022,” ujar BMKG.
Untuk itu, BMKG mengimbau seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara terus waspada terhadap berbagai dampak perubahan iklim di sekitar. (yat)
