Al Amin, Mahasiswa FKIP Jadi Lulus Terbaik di UHO Kendari dengan IPK 3,95
Al Amin mahasiswa Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menjadi lulusan terbaik pada wisuda program Doktor XXXX, Magister LXIX, Profesi Doktor XXXVII, Profesi Apoteker XI, Pendidikan Profesi Ners III, dan Sarjana CII periode April-Juli 2024 gelombang pertama yang digelar pada Senin 5 Agustus 2024.
Pria yang kelahiran Mokaleleo pada Desember 2002 itu berhasil menjadi lulusan terbaik dengan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,95 dengan lama studi 3 tahun 11 bulan.
Dalam kesempatan itu, dirinya mengaku bangga atas raihan tersebut. Sebagai mahasiswa terbaik, Al Amin memberikan beberapa tips agar dapat mencapai nilai seperti apa yang didapatkan saat ini. Yakni, memasang target atau tujuan serta dibarengi dengan rasa ingin terus belajar.
Karena, kata dia, target dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meminimalisir kekurangan-kekurangan yang dimiliki khususnya dalam akademik.
“Untuk bisa mendapatkan predikat terbaik menurut saya pribadi harus nomor satukan akademik tetapi satu hal juga yang harus diingat bahwa kita juga harus mencari pengalaman melalui organisasi,” katanya.
Iklan oleh Google
Selain itu, Al Amin bilang, hal lain yakni dengan menjaga komunikasi dengan dosen. Karena dengan komunikasi dapat berdampak pada nilai yang bakal diberikan kepada mahasiswa itu sendiri.
“Jadi sebisa mungkin jaga komunikasi dengan dosen itu penting,” katanya.
Dalam kesempatan itu juga, ia mengaku bakal melanjutkan ke jenjang magister di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) serta akan mencoba untuk mengambil program beasiswa (LPDP).
Diketahui Al amin merupakan anak dari pasangan La Rampi (ayah) dan Dali (ibu). Ia merupakan alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Kendari.
Pada saat menjadi mahasiswa ia memiliki segudang prestasi dengan macam lomba seperti lomba microteaching, video kreatif, karya tulis ilmiah (KTI), essay, hingga media pembelajaran tingkat nasional. (Ahmad Odhe/Yat)
