Take a fresh look at your lifestyle.

Viral Bentrok Prajurit TNI vs Brimob di Turnamen Sepak Bola Buton Selatan

146

Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan diduga melibatkan sejumlah oknum prajurit TNI dan anggota satuan Brimob viral di media sosial. Insiden tersebut diketahui terjadi di sebuah lapangan sepak bola di Kelurahan Lakambau, Kecamatan Masiri, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan rekaman video berdurasi 1 menit 30 detik yang diterima media ini, tampak situasi di lokasi tidak kondusif. Ketegangan fisik terjadi di sekitaran lapangan hingga memicu warga dan penonton di sekitar lokasi berlarian menyelamatkan diri.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi usai pertandingan mini soccer antara tim Lamindo melawan tim Petir, Minggu, 1 Januari 2026 sekitar pukul 17.30 WITA.

Iklan oleh Google

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa tim Lamindo diperkuat oleh sejumlah personel TNI yang bertugas di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 871/La Maindo. Sementara itu, tim lawan diduga diisi oleh anggota satuan Brimob B Polda Sultra.

Kericuhan diduga pecah sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Hingga saat ini, belum diketahui pasti pemicu utama yang menyebabkan kedua kelompok aparat penegak hukum tersebut terlibat bentrok fisik.

Jurnalis Nawalamedia.id telah berupaya melakukan konfirmasi terkait insiden ini kepada Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Lis Kristian, pada Minggu, 4 Januari 2025 malam. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan respons resmi terkait kronologi maupun sanksi bagi pihak yang terlibat.

Upaya konfirmasi juga tengah dilakukan kepada pihak markas TNI setempat guna mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai keterlibatan prajurit TNI dalam insiden tersebut. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi