Take a fresh look at your lifestyle.

Tingkatkan Profesionalisme, UHO Kendari Gelar Pelatihan Pengelolaan Bahan Pustaka

127

Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar pelatihan pengelolaan bahan pustaka melalui Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Universitas Halu Oleo di aula Perpustakaan UHO Kendari. Kegiatan ini dilaksanakan dari hari Selasa 12 Juli hingga Kamis 14 Juli 2022.

Dalam kegiatan ini diikuti seluruh pustakawan dan staf perpustakaan se-Universitas Halu Oleo, dengan metode pelatihan 2 sesi yakni ada teori dan praktik .

Rektor Universitas Haluoleo Kendari Muhammad Zamrun Firihu membuka langsung kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Rektor UHO mengatakan, perpustakaan diharapkan bisa mengelola bahan pustaka dengan sebaik-baiknya agar bisa diakses seluruh mahasiswa di UHO Kendari.

Selain itu, perbaikan kualitas perpustakaan menjadi hal terpenting dalam proses akreditasi.

“Mau tidak mau semua kita harus terlibat tentang itu dan itu satu bagian terpenting dalam proses akreditasi yang ditanyakan tentang bagaimana bahan pustaka, apa yang dilakukan perpustakaan dan ruang bacanya dan sebagainya jadi semuanya penting,” kata Rektor Universitas Halu Oleo.

Rektor 2 periode UHO ini menambahkan dalam pengelolaan bahan pustaka yang paling penting adalah bagaimana manajemen database artinya seluruh bahan pustaka bisa terpusat di perpustakaan Universitas Halu Oleo atau pun di fakultas masing-masing.

Iklan oleh Google

“Jadi disampingnya pengolahan tentang pustakawan tapi paling tidak kita punya database. Artinya database itu semua bahan pustaka bisa terpusat agar mudah diakses seluruh mahasiswa di samping bagaimana kepustakaan diolah,” ujarnya.

Ia berharap, pelatihan ini bisa meningkatkan kualitas perpustakaan UHO Kendari dan bisa diakses oleh seluruh masyarakat, terutama mahasiswa.

“Makanya kita juga berharap mahasiswa dari mana saja bisa mengakses seluruh bahan pustaka yang ada di Universitas Halu Oleo, inginnya seperti itu,” harap rektor.

Sementara Kepala UPT Perpustakaan UHO Kendari Ali Marhadi mengatakan, kegiatan ini didasari adanya kekurangan ketidaktahuan staf perpustakaan tentang bagaimana mengelola pustaka.

Mengingat ada bahan pustaka telah pudar atau mengalami kerusakan. Diharapkan bahan pustaka yang telah usang ini dapat diolah kembali.

“Maka dengan demikian lah lahirlah ide sekaligus menunjang kinerja yang harus diolah bahan pustaka sebanyak 575 dalam setahun, untuk menunjang itu kita melakukan pelatihan,” kata Ali Marhadi.

Ia menambahkan tujuan pelaksanaan pelatihan ini untuk meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan bahan pustaka dan meningkatkan kemampuan pengelolaan bahan pustaka dalam menjalankan tugas yang profesional. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi