Tim PKMI FKM UHO Kendari Edukasi Perempuan Pesisir soal Kesehatan Kerja
Tim Universitas Halu Oleo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI-UHO) memberikan edukasi ke masyarakat terkait kesehatan kerja khususnya kepada perempuan pesisir dengan tema “Edukasi Kesehatan Kerja pada Perempuan Pekerja di Masyarakat Pesisir Bungkutoko, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara 13 November 2022.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah pekerja hampir separuh dari jumlah seluruh populasi penduduk Indonesia. Data tentang pekerja perempuan, sebanyak 50,70 juta penduduk usia 15 tahun ke atas pada 2020.
Jumlah tersebut meningkat 2,63% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 49,40 juta orang. Hal ini membuktikan bahwa di zaman sekarang ini jumlah tenaga kerja perempuan semakin meningkat, baik yang bekerja di sekotr formal dan informal. Sehingga status kesehatan pekerja sangat berkontribusi menentukan status kesehatan masyarakat Indonesia, terutama status kesehatan perempuan.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus perkuat kualitas kesehatan pekerja perempuan Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif (GP2SP), dan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) merupakan pendekatan yang dilakukan melalui pendekatan siklus hidup manusia agar tepat sasaran, sesuai kebutuhan, dan berdasarkan risiko kesehatan termasuk risiko kesehatan akibat kerja agar dapat meningkatkan produktifitas kerja dan kualitas generasi penerus.
Upaya tersebut menjawab fenomena permasalahan perempuan sekarang ini, dimana peran ganda perempuan terutama pada perempuan pekerja yang sudah berumah tangga sering muncul dan kadang-kadang menjadi konflik baik dalam keluarganya maupun pada dirinya sendiri.
Di satu sisi, perempuan dituntut untuk bertanggung jawab dalam mengurus dan membina keluarga secara baik dan disisi lain, sebagai seorang karyawan yang baik, mereka dituntut pula untuk bekerja sesuai dengan standar perusahaan dengan menunjukkan performan kerja yang baik. Sehingga tidak jarang perempuan mengalami stres kerja dan kelelahan kerja.
Stres kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan hal ini berhubungan dengan konsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan suatu program untuk menciptakan tempat kerja yang sehat, aman dan bebas dari pencemaran lingkungan.
K3 bertujuan mengurangi dan atau terbebas dari kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, cara mengenali hal-hal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja, serta tindakan antisipasi bila terjadi hal demikian.
Iklan oleh Google
Berdasarkan hal tersebut, Universitas Halu Oleo melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, program Kemitraan Masyarakat Internal (PKMI-UHO) aktif memberikan edukasi ke masyarakat terkait Kesehatan Kerja khususnya kepada perempuan pesisir dengan tema “Edukasi Kesehatan Kerja pada Perempuan Pekerja di Masyarakat Pesisir Bungkutoko, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ketua Tim Pengabdian PKMI FKM UHO Dr. Sartiah Yusran, M.Ed.,Ph.D menyebut, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi kepada perempuan pekerja di masyarakat Kelurahan Bungkutoko terkait keselamatan dan kesehatan kerja terutama tentang stress dan kelelahan kerja dua hal ini bisa mempenagruhi produktivitas kinerja seseorang.
“Tim PKMI FKM UHO juga mengintegrasikan konsep Gerakan Pekerja Perempuan Sehat Produktif dengan melihat risiko kesehatan akibat kerja melalui pendekatan siklus hidup yang terfokus pada kesehatan reproduksi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktifitas kerja dan kualitas generasi penerus,” katanya.
Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pembagian buku saku. Proses kegiatan edukasi ini dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah secara gratis untuk seluruh peserta yang hadir.
Kegiatan inti yaitu pemaparan materi oleh tim PKM dan dilanjutkan dengan sesi diskusi serta ditutup dengan kuis tentang materi yang telah dipaparkan. Pembagian doorprize untuk 3 peserta yang aktif selama diskusi.
“Peserta sangat antusias dengan adanya program PKMI dan hal ini dibuktikan dengan ekspresi mereka yang dapat dibuktikan dengan pemahaman bahwa banyak ilmu yang diperoleh selama mengikuti kegiatan,” tuturnya.
Adapaun Tim PKMI UHO merupakan dosen yang berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo Kendari yang terdiri dari: Dr. Sartiah Yusran, M.Ed.,Ph.D sebagai Ketua, Farit Rezal, S.KM.,M.Kes (Anggota), Dr. Syawal Kamiluddin Saptaputra, S.KM.,M.Sc (Anggota), Akifah, S,KM.,M.P.H. (Anggota) dan Laode Ahmad Saktiansyah, S.KM.,M.P.H. (Anggota).
(yat)
