Tiga Guru Asal Mubar Mengajar Gasing di Luar Daerah, Salah Satunya di Papua
Tiga orang guru asal Kabupaten Muna Barat dikontrak oleh Yayasan Teknologi Indonesia Jaya untuk mengajar metode gasing (gampang, asik, dan menyenangkan) di luar daerah.
Mereka adalah Yusran Triani Sandi, Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Tiworo Kepulauan, mengajar di Jayapura. Kemudian, Arnold Guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Lawa, mengajar di Buton Tengah, Sultra, dan
Sofian Taati, guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 9 Lawa, mengajar di Buton Selatan.
Hal itu disampaikan Kepala Dikbud Mubar, Ahmad Ramadhan. Kata dia, guru-guru tersebut merupakan orang-orang pilihan usai mengikuti pelatihan di Mubar.
“Ada tiga orang, mereka mengajar di luar daerah. Mereka itu guru yang mengikuti pelatihan metode Gasing kemarin,” katanya.
Iklan oleh Google
Ramadhan mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh guru-guru tersebut, selain memberikan motivasi kepada guru-guru lain, mereka juga membawa nama daerah.
“Ini juga bagian dari motivasi, semoga ke depan guru-guru di Mubar bisa mengikuti jejak mereka,” ujarnya.
Lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Nakertrans Mubar ini menyampaikan bahwa Pemda Mubar akan kembali menggelar pelatihan pendidikan numerasi melalui metode Gasing.
Ke depan akan menyasar 300 guru yang ada di seluruh sekolah, SD dan SMP di Mubar, termasuk wilayah kepulauan.
“InsyaAllah tahun depan menyasar 300 guru. Dari 300 itu InsyaAllah bisa menyasar semua guru. Termasuk di wilayah kepulauan.
Mewakili semua sekolah,” pungkasnya. (Pialo/yat)
