Sopir Angkot Mogok, Polresta dan Pemkot Kendari Siapkan Tranportasi Anak Sekolah
Polresta Kendari bersama Pemkot Kendari menyediakan transportasi umum untuk mengantar anak-anak sekolah.
Hal tersebut disampaikan langsung Kapolresta Kendari Kombespol Muhammad Eka Faturahman. Ia mengatakan, hal tersebut berkaitan dengan ada aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM di Kota Kendari, yang berakibat pada masalah transportasi umum, khususnya sopir angkot yang melakukan aksi mogok kerja.
Dampak dari aksi mogok yang dilakukan oleh supir angkot, menyebabkan anak sekolah sulit mendapatkan transportasi umum khususnya angkot pada jam pulang sekolah.
“Kami dari polresta akan menyiapkan kendaraan jenis bis jumlah 2 (dua) unit, yang difungsikan untuk mengangkut anak-anak pulang sekolah,” kata Eka 6 Agustus 2022.
Iklan oleh Google
Ia juga mengatakan Polresta Kendari sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kendari untuk menyiapkan alat transportasi umum, untuk mengangkut anak-anak pulang sekolah. Enam unit tranportasi tersebut memiliki kapasitas yang berbeda.
“Alhamdulillah, dari Pemkot menyiapkan 6 unit kendaraan dengan rincian 3 unit bus kapasitas 40 orang penumpang dengan 3 unit lainnya dengan kapasitas 20 orang penumpang,” ucap Eka.
Ia melanjutkan pihaknya akan mengawal kendaraan yang akan digunakan para pelajar untuk menghindari ancaman para demonstran.
“Akan melakukan pengamanan dari Polresta dan Pol PP untuk mengatasi adanya gangguan atau pun ancaman dari para sopir yang melakukan aksi unjuk rasa,” jelasnya.
Diketahui pemerintah resmi mengumumkan kenaikan harga BBM jenis pertalite, Pertamax dan solar. Harga kenaikan BBM tersebut mulai berlaku pada Sabtu 3 September 2022 pukul 14.40 WIB. (Ahmad Odhe/yat)
