Psikolog UHO Kendari : Orang Tua Adalah Guru Paling Utama Bagi Anak
Dosen Jurusan Psikologi Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Eva Herik, S.Psi., M.Psi., Psikolog., menyebut, orang tua adalah guru paling utama bagi anak.
Ia menjelaskan, Undang-Undang Republik Indonesia No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak menjelaskan bahwa anak adalah tunas, potensi, dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategi karena mempunyai ciri dan sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan.
Oleh sebab itu, anak perlu memperoleh rangsangan, perlakuan, atau pengaruh dari lingkungan pada masa atau saat yang tepat.
Apabila saatnya tepat dan keadaan siap untuk menerima rangsangan dari luar serta memperolehnya maka perlakuan itu akan berdampak positif (akan berkembang secara normal). Sebaliknya, jika saat siap itu terlewatkan, maka anak tidak akan pernah bisa belajar lagi.
“Tempat pembelajaran pertama bagi anak adalah di lingkungan keluarga. Orang tua adalah guru yang paling utama dan yang pertama memberikan pendidikan kepada anaknya dan bertanggung jawab penuh terhadap proses pertumbuhan. Terkait dengan kepuasan hidup sebagai kebahagiaan,” kata Eva dalam keterangannya kepada Nawalamedia.id, Kamis 8 Desember 2022.
Ia menyebut, adanya disfungsional dalam hubungan ayah-ibu, kurangnya fungsi keluarga dan tingginya angka kekerasan dalam rumah tangga dapat menjadi penyebab timbulnya perilaku yang tidak sehat. Akhirnya, kepuasan hidup anak akan berdampak negatif terhadap perkembangan anak.
Iklan oleh Google
Oleh sebab itu, untuk melihat hubungan antara keberfungsian keluarga dengan kepuasan hidup (life satisfaction) anak di Kota Kendari, pada 11 November 2022, Tim Jurusan Psikologi, FKIP UHO yang terdiri dari dosen dan mahasiswa melakukan penelitian di SDIT Al-Qalam Kota Kendari.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara variabel keberfungsian keluarga dengan variabel kepuasan hidup. Artinya, semakin tinggi keberfungsian keluarga, maka semakin tinggi pula kepuasan hidup pada anak.
“Hal ini menguatkan bahwa keluarga memiliki peran besar terhadap kebahagiaan, kesejahteraan, kenikmatan, sikap menerima (acceptance), kasih sayang (affection) dan prestasi (achievement) anak,” ujarnya.
Tim Penelitian Jurusan Psikologi, FKIP UHO merupakan dosen yang terdiri dari Eva Herik, S.Psi., M.Psi., Psikolog., sebagai ketua, Maolana Mohammad Sah, S.Psi., M.Si (anggota), Astri Yunita, S. Psi., M. Psi, Psikolog (Anggota), Akifah, S.KM., M.P.H. (Anggota), Linda Fajriah, S.Psi., M.A. (anggota).
Turut dibantu oleh tim mahasiswa, yakni, Nurul Ifrah Garusu, Wa Ode Hazrah Nur Aqilah, Hasri Mayuni Ilsa. (Yat)
