Pj Wali Kota Kendari dan Pj Bupati Mubar Resmi Berganti
Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto melantik La Ode Butolo sebagai Pj Bupati Muna Barat (Mubar) dan Muhammad Yusuf sebagai Pj Wali Kota Kendari, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Rabu 27 Desember 2023.
La Ode Butolo merupakan Staf Ahli Gubernur Sultra Bidang Kemasyarakatan dan SDM yang menggantikan Bahri sebagai Pj Bupati Muna Barat. Sedangkan Muhammad Yusuf merupakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra yang menggantikan Asmawa Tosepu sebagai Pj Wali Kota Kendari.
Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Mendagri nomor 100.2.1.3-6574 tanggal 12 Desember tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pj Bupati Mubar, dan Keputusan Mendagri nomor 100.2.1.3-6624 tanggal 19 Desember tahun 2023 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pj Wali Kota Kendari.
Dalam kesempatan itu Pj Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto mengungkapkan terima kasih kepada Pj Bupati Mubar dan Pj Wali Kota Kendari yang lama atas capaian yang diraih selama melaksanakan amanah sebagai kepala daerah di Provinsi Sultra.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Sdr. Bahri (Pj Bupati Mubar) dan Sdr. Asmawa Tosepu (Pj Walikota Kendari) atas capaian dan prestasi kerja selama bertugas,” kata Andap.
Iklan oleh Google
Selanjutnya, Andap berpesan kepada para penjabat yang baru dilantik untuk segera bergerak cepat sehingga Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 dapat terselenggara dengan baik, aman, damai dan kondusif.
“Dua bulan lagi kita akan Pemilu 2024, kepada para Pj yang baru dilantik untuk segera menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Intens lah koordinasi dengan para pihak seperti KPU, Bawaslu, TNI Polri dan Instansi terkait lainnya. Ajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi tahun 2024 mendatang,” pesannya.
Selain itu juga Andap meminta penjabat bupati/wali kota yang baru dilantik agar menjaga netralitasnya, tidak memihak ke salah satu pasangan baik Capres/Cawapres, maupun calon legislatif.
“Saudara harus menjadi role model bagi seluruh ASN agar Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 dapat berjalan dengan jujur dan adil,” ujarnya.
Lebih lanjut, Andap menegaskan kepada Pj bupati atau wali kota untuk memastikan semua keluhan masyarakat dapat disikapi dan diselesaikan dengan baik.
“Check on the spot ke lapangan, jangan hanya di kantor saja. Apabila ada keluhan masyarakat, segera respon dengan cepat dan tepat dengan tetap didasari kepada ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Andap. (Ahmad Odhe/yat)
