Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

KPU Mubar Ungkap Dua Ketua PPK Diduga Konsolidasi dengan Balon Bupati

968

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna Barat (Mubar) Samsul mengungkapkan adanya dua oknum ketua Panitia Penyelenggara Kecamatan (PPK) yang diduga melakukan konsolidasi dengan bakal calon bupati.

Ia menyebut, dua oknum PPK tersebut adalah Ketua PPK Kecamatan Napano Kusambi, Samsul dan Ketua PPK Kecamatan Kusambi, Ade Syahrul. Atas kejadian tersebut KPU Mubar akan membawa masalah ini di ranah kode etik.

Samsul yang juga Divisi Perencanaan dan Data KPU Mubar menyebut, dua oknum ketua PPK tersebut dilaporkan oleh masyarakat. Untuk Ketua PPK Napano Kusambi dilaporkan beberapa malam terakhir yang diduga melakukan konsolidasi dengan bakal calon bupati.

“Mohon maaf meskipun itu masih tahapan Pemilu dan belum tahapan Pilkada tetapi ini adalah menjadi perhatian kami sebagai pimpinan yang akan kami konsultasikan dan dilaporkan kepada KPU provinsi,” kata Samsul di hadapan badan adhock se-Kabupaten Mubar, di Pelataran Permandian Wakante, Desa Latugho beberapa waktu lalu.

Samsul membeberkan, di rumah ketua PPK Kecamatan Napano Kusambi menjadi tempat pertemuan yang diduga calon bupati.

“Pak ketua PPK Napano Kusambi, ini hanya selayang pandang nanti kita akan bawa di sidang kode etik,” kata Samsul.

Kemudian untuk ketua PPK Kecamatan Kusambi, KPU Mubar juga mendapat laporan dari masyarakat bahwa lagi melakukan konsolidasi untuk bertemu dengan calon bupati di Kota Baubau.

“Entah benar atau tidak ini kita akan bawa di kode etik pimpinan KPU Mubar, dan beberapa PPK kecamatan yang lain yang belum saya sebutkan satu persatu,” terangnya.

Iklan oleh Google

Menurutnya, langkah Ini dilakukan sebagai bentuk penegasan KPU Mubar dalam menjaga kode etik sebagai penyelenggara pemilu. Karena tindakan yang dilakukan ketua PPK ini tidak sesuai dengan kode etik penyelenggara.

“Atas laporan tersebut pihak KPU Mubar akan melakukan langkah- langkah, hanya menunggu ketua KPU pulang dari Jakarta kami akan proses,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PPK Kecamatan Kusambi, Ade Syahrul, membantah informasi yang ditujukan kepadanya terkait melakukan konsolidasi untuk bertemu dengan bakal calon bupati di Baubau.

“Tidak benar itu, hoax. Kemudian saya pikir sekarang ini masih tahapan pemilu,” bantahnya.

Senada dengan ketua PPK Napano Kusambi, Samsul, bahwa laporan yang ditujukan kepada dirinya terkait tindakan melakukan konsolidasi dan rumahnya dijadikan tempat pertemuan bakal calon bupati itu tidak benar.

“Tidak benar itu informasi, justru saya juga heran, tiba-tiba ada informasi seperti itu, padahal saya tidak pernah bertatap muka dengan calon bupati,” katanya.

Samsul mengaku bahwa dia juga paham dengan kode etik penyelenggara, karena bukan hanya kali ini menjadi penyelenggara.

“Sudah beberapa kali juga saya jadi penyelenggara baru kalau ini saya dilaporkan. Makanya saya bingung, kenapa ada informasi seperti itu,” pungkasnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi