KKN Tematik UHO Kendari Latih Pelaku UMKM Tingkatkan Kompetensi Pemasaran
Peserta KKN Tematik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melaksanakan pelatihan dalam rangka mendorong peningkatan kompetensi pemasaran pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari Sulawesi Tenggara.
Kegiatan pelatihan diikuti oleh 30 pelaku UMKM yang ada di wilayah tersebut yang dibuka langsung oleh Kepala Kelurahan Lahundape, Habib Ardiansyah Nehru, S.STP., M.AP.
Dalam kegiatan tersebut para peserta pelatihan diberikan pengetahuan tentang pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM), pengembangan usaha dengan memanfaatkan teknologi digital serta pengembangan tata letak unit bisnis sehingga dapat meningkatkan daya saing produk yang dipasarkan.
Ketua Tim KKN-Tematik, Dr Laode Asfahyadin Aliddin, SE., MM., mengatakan, kegiatan ini salah satunya dilatarbelakangi oleh kondisi ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM yang sangat terdampak oleh pandemic Covid-19.
Oleh karena itu maka pada era new normal ini diharapakan UMKM kembali pulih dan menjadi penyokong perekonomian masyarakat.
Iklan oleh Google
“Guna pencapaian tujuan tersebut pelaku UMKM perlu dibekali dengan berbagai pengetahuan terkait peningkatan kompetensi pemasaran bagi pelaku UMKM dalam rangka peningkatan daya saing produk dan peningkatan penerapan pengetahuan tentang penggunaan teknologi digital dalam pemasaran produk,” kata Asfahyadin.
Laode Asfahyadin mengharapkan dengan kegiatan pelatihan ini para pelaku UMKM di Kelurahan Lahundape dapat meningkatkan kualitas SDM-nya serta dapat memasarkan produk-produknya secara luas.
“Setelah pelaksanaan pelatihan ini, saya harap pelaku UMKM di Kelurahan Lahundape dapat meningkatkan kompetensinya, baik SDM maupun pemasarannya sehingga dapat memudahkan mereka dalam mengenalkan dan memasarkan produk pada konsumen secara luas,” harap Asfahyadin.
Sementara itu salah seorang peserta pelatihan, Paulus Lumbaa menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan banyak manfaat kepada pelaku usaha yang saat ini sedang berjuang untuk tumbuh berkembang setelah Indonesia khususnya Kota Kendari dilanda pandemic covid-19.
“Kami berharap bahwa pihak kampus dan pemerintah terus mendorong pengembangan usaha yang dilaksanakan saat ini,” imbuhnya. (Ahmad Odhe/yat)
