Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Dosen Fakultas Farmasi UHO Perkenalkan Apoteker Cilik pada Murid SD 86 Kendari

163

Dalam rangka menerapkan prinsip tridharma perguruan tinggi, dosen Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di SDN 86 Kendari yang terletak di jalan Balai Kota III, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin 10 Juli 2023.

Pengabdian tersebut mensosialisasikan tentang apoteker cilik guna memberikan edukasi dan mengenalkan obat sejak usia dini serta memahami prinsip penggunaan obat dengan aman.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh dosen Fakultas Farmasi UHO yang terdiri dari apoteker Fery Indradewi Armadani,M.Si dan apoteker La Ode Muhammad Fitrawan,M.Sc.

Menurut apoteker Fitrawan, obat dapat digunakan sejak bayi, anak, dewasa sampai lansia. Kata dia, pada usia anak obat dapat disalahgunakan menjadi bahan permainan atau dianggap sebagai permen.

“Kami sebagai dosen farmasi (apoteker) memiliki tanggung jawab untuk memberikan edukasi terkait obat dan penggunaannya dengan benar. Obat bukan bahan permainan dan obat juga bukan permen. Sesuai namanya, obat digunakan untuk mengobati penyakit, namun jika disalahgunakan dapat menjadi racun,” katanya.

Ia menuturkan, kegiatan sosialisasi ini disesuaikan dengan karakterisitik siswa dan dibuat semenarik mungkin dengan aktivitas kreatif dan inovatif melalui penyampaian materi terkait obat meliputi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar.

Iklan oleh Google

Di sela-sela penyampaian materi dilakukan ice breaking untuk membuat siswa tetap konsentrasi dengan materi yang disampaikan. Pada bagian akhir, diadakan kuis interaktif untuk menguji kemampuan pemahaman siswa terkait materi yang sudah disampaikan.

Di tempat yang sama, Apoteker Fery mengatakan melalui kegiatan sosialisasi apoteker cilik ini, dapat membantu siswa memahami bagaimana menggunakan obat dengan benar, mengenali tanda-tanda bahaya, dan mencegah penyalahgunaan obat.

“Pada kegiatan ini juga kami mengajak peserta, jika akan mengonsumsi obat beritahukan kepada kakak atau orang tuanya untuk dibantu. Jika mendapat obat yang sudah lewat tanggal kadaluarsanya, laporkan ke orang tuanya untuk dibuang, jangan dijadikan sebagai bahan permainan,” pungkasnya.

Nurul, salah satu siswa SDN 86 Kendari, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini, karena menambah wawasan dan pengetahuan tentang obat.

‘Saya senang bisa terlibat dalam kegiatan ini, karena melalui penjelasan dari bapak/ibu dosen (apoteker) saya dapat memahami bagaimana cara menggunakan obat dengan baik dan benar, sehingga saya memiliki pengetahuan baru tentang obat-obatan,” katanya.

Diketahui kegiatan pengabdian diikuti oleh 50 siswa dan diakhiri dengan pemberian hadiah dan foto bersama dengan siswa SDN 86 Kendari. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi