Beberapa daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) diprediksi mengalami hari tanpa hujan selama 11 sampai 20 hari bahkan hingga sebulan.
Berdasarkan monitoring hari tanpa hujan, analisis dan prakiraan curah hujan dasarian Sulawesi Tenggara update 10 Agustus 2023, menunjukkan umumnya wilayah Sulawesi Tenggara mengalami hari tanpa hujan kategori sangat pendek (1-5 hari/dasarian).
“Beberapa wilayah mengalami hari tanpa hujan kategori menengah (11-20 hari/dasarian) antara lain Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, dan Kecamatan Kabawo, Parigi, Kontunaga, Kabupaten Muna,” kata Forecaster On Duty BMKG Kendari Bismar Rahmat Adi P., S.Tr dalam rilisnya.
Terdapat beberapa wilayah yang mengalami hari tanpa hujan kategori panjang (21-30 hari/dasarian) antara lain Kecamatan Kabaena Barat, Poleang Timur, Poleang, Kabupaten Bombana, Kecamatan Toari, Wolo, Kabupaten Kolaka, Kecamatan Laeya, Mowila, Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan, dan Kecamatan Tongkuno Kabupaten Muna.
“Terdapat wilayah yang mengalami hari tanpa hujan kategori sangat panjang (31-60 hari/dasarian) yaitu wilayah Kecamatan Bungi, Kota Baubau,” jelasnya.
Iklan oleh Google
Analisis curah hujan dasarian pada awal Agustus 2023 menunjukkan wilayah Sulawesi Tenggara secara umum mengalami curah hujan kategori rendah (0 – 50 mm/dasarian) hingga menengah (51-100 mm/dasarian).
Wilayah yang mengalami curah hujan kategori rendah (0-50 mm/dasarian) di antaranya sebagian Kendari, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara Bombana, Muna, Muna Barat, Buton, Buton Utara, Buton Tengah, Buton Selatan, dan Wakatobi.
Wilayah yang mengalami curah hujan kategori menengah (51-100 mm/dasarian) antara lain Kendari, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Buton, Buton Utara, dan Muna.
Pada pertengahan Agustus 2023 sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara diprakirakan berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori rendah (<= 50 mm/dasarian). Beberapa wilayah diprakirakan berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori menengah (51 – 150 mm/dasarian) yakni di sebagian wilayah Kolaka Utara.
“Secara umum, wilayah Sulawesi Tenggara pada pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2023 diprakirakan akan didominasi curah hujan kategori rendah (0 – 50 mm/dasarian) hingga menengah (51 – 75 mm/dasarian),” ujarnya.
“Seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara diharapkan terus waspada terhadap berbagai dampak perubahan iklim di sekitar kita,” pungkasnya. (yat)
