Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Asta Cita Presiden Kini Terwujud, 3 Bendungan di Muna Siap Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

92

Upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional yang tertuang dalam program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto mulai diimplementasikan di tingkat daerah. Di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, tiga bendung strategis kini diperkuat untuk mendongkrak produktivitas pertanian lokal.

Proyek yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari melalui Satker PJPA ini mencakup pembangunan baru Bendung Laiba, serta rehabilitasi peningkatan Bendung Labulu-Bulu dan Bendung Kolasa.

Infrastruktur irigasi ini diproyeksikan menjadi tulang punggung pengairan di dua wilayah utama, yakni Kecamatan Parigi dan Kecamatan Kabawo.

Pembangunan Bendung Laiba ditujukan untuk memutus ketergantungan petani terhadap curah hujan (tadah hujan). Bendung ini dirancang mampu mengairi areal persawahan seluas 615,84 hektare. Meski konstruksi utama telah rampung, saat ini pengerjaan difokuskan pada penyelesaian jaringan irigasi agar fungsi bendung dapat maksimal.

Di sisi lain, rehabilitasi Bendung Labulu-Bulu ditargetkan mengoptimalkan suplai air untuk 697,47 hektare lahan. Sementara itu, Bendung Kolasa menjadi infrastruktur vital dengan kapasitas pengairan mencapai 1.796,59 hektare setelah dilakukan peningkatan kapasitas.

Iklan oleh Google

PPK Irigasi dan Rawa 1 BWS Sulawesi IV Kendari, Wagiyo, mengungkapkan pihaknya tengah melakukan sejumlah langkah teknis untuk mengatasi kendala di lapangan, termasuk kerusakan saluran yang memicu kebocoran air.

“Kami melakukan langkah darurat dengan menggunakan pompa untuk memastikan kebutuhan air petani tetap terpenuhi sembari proses perbaikan berjalan,” ujar Wagiyo dalam keterangannya.

Kehadiran infrastruktur andal ini diharapkan menjadi solusi di tengah tantangan perubahan iklim yang sulit diprediksi. Pembangunan ini juga tak lepas dari peran Anggota DPR RI asal Sultra, Ridwan Bae, yang mengawal alokasi anggaran pada Tahun Anggaran 2025.

Total pagu anggaran yang dikucurkan untuk proyek strategis ini mencapai Rp28,50 miliar.

Dengan rampungnya proyek ini, pemerintah daerah menargetkan peningkatan Indeks Pertanaman (IP) padi secara signifikan. Lahan yang sebelumnya hanya mampu panen satu kali setahun (IP 100), diproyeksikan meningkat menjadi IP 200 hingga IP 300 (tiga kali panen setahun).

Peningkatan produktivitas ini diharapkan tidak hanya memperkuat stok pangan nasional, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan ekonomi petani di Kabupaten Muna. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi