Anggota DPR RI Jaelani Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar Kebangsaan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Jaelani, mengajak para pemuda yang tergabung dalam Lembaga Kursus Pelatihan Pilar Bangsa Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, untuk memperkuat pemahaman dan penerapan Empat Pilar Kebangsaan.
Hal ini disampaikan Jaelani dalam acara sosialisasi yang diadakan di salah satu hotel di Kota Kendari 13 Juli 2025.
Menurut Jaelani, Empat Pilar Kebangsaan, yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, adalah fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ia menekankan bahwa para pemuda, sebagai generasi penerus, memiliki peran vital dalam merawat dan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
”Empat pilar ini bukan sekadar teori, melainkan landasan hidup berbangsa dan bernegara yang harus kita amalkan setiap hari. Pancasila sebagai ideologi, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat persatuan dalam keberagaman. Semuanya harus tertanam kuat di hati dan pikiran kita,” ujar Jaelani.
Iklan oleh Google
Dalam sesi dialog, Jaelani mendorong para pemuda untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan positif, seperti organisasi kepemudaan, komunitas sosial, dan kegiatan akademik yang berorientasi pada pembangunan karakter.
Ia juga mengingatkan agar para pemuda menjauhi hal-hal negatif, seperti penyebaran hoaks, radikalisme, dan intoleransi yang dapat memecah belah bangsa.
Acara sosialisasi ini disambut antusias oleh para peserta. Mereka menyatakan komitmen untuk terus belajar dan berkontribusi aktif dalam memajukan daerah, dengan berlandaskan pada nilai-nilai kebangsaan yang telah diajarkan.
Jaelani berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan di berbagai daerah, khususnya di Sulawesi Tenggara, guna memastikan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya Empat Pilar Kebangsaan tetap terjaga di kalangan generasi muda. (rls/yat)
