Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Ketua KONI Sultra Tak Hadir, Cabang Olahraga Walk Out dari Rapat Konsolidasi

76

Rapat konsolidasi yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara di Sekretariat KONI pada Kamis, 22 Mei 2025 berakhir ricuh.

Sejumlah perwakilan cabang olahraga (cabor) memilih walk out dari ruangan karena kecewa dengan ketidakhadiran Ketua KONI Sultra, Alfian Topan Putra, yang mengundang rapat tersebut. Rapat hanya dihadiri oleh wakil ketua dan sekretaris KONI, serta tidak memenuhi kuorum dengan hanya dihadiri sekitar 10 pengurus cabor.

Sawali, salah satu perwakilan cabor, mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, rapat tersebut tidak lagi bertujuan membahas program kerja, melainkan lebih sebagai upaya KONI Sultra untuk menyiapkan jawaban atas mosi tidak percaya yang diajukan 42 cabor dan 11 KONI kabupaten/kota.

“Untuk apa konsolidasi membahas program kerja, sementara cabor telah mengeluarkan mosi tidak percaya dan telah dibalas oleh KONI Pusat,” tegas Sawali.

Sawali menambahkan, KONI Sultra seharusnya fokus mempersiapkan Musyawarah Olahraga Luar Biasa (Musorprov) untuk menjawab surat dari KONI Pusat yang berakhir pada 5 Juni 2025.

Mosi tidak percaya ini sebelumnya disepakati pada 30 April 2025 oleh 42 cabor dan 11 KONI kabupaten/kota, dengan alasan buruknya kinerja KONI Sultra, termasuk minimnya persiapan dan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, serta laporan pertanggungjawaban anggaran yang bermasalah.

Iklan oleh Google

“KONI Sultra saat ini kacau. Listrik di sekretariat sudah diputus, laporan pertanggungjawaban tidak diterima, kasus Porprov belum selesai, apalagi PON,” ujar Sawali.

Risal, Ketua Pengprov Perserosi, juga membenarkan bahwa ia walk out dari rapat karena ketidakhadiran Ketua KONI.

Padahal, ia berniat meminta penjelasan terkait mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Alfian Topan Putra.

“Saya keluar karena rapat tidak dipimpin ketua KONI, padahal undangan ditandatangani oleh ketua,” ungkapnya.

Sebelumnya, KONI Pusat telah merespons mosi tidak percaya tersebut pada 5 Mei 2025 dengan tiga poin penting yakni :

Memerintahkan Ketua KONI Sultra untuk mengadakan pertemuan dengan pihak yang mengajukan mosi (42 cabor dan 11 KONI kabupaten/kota), Jika tidak ada kesepakatan, segera melaksanakan Musorprov. Jika poin kedua tidak dilaksanakan, maka pihak pengaju mosi berhak menyelenggarakan Musorprov.

Aksi walkout oleh cabor menandai meningkatnya ketegangan antara pengurus KONI dan cabang olahraga di Sultra. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi