Seorang Nelayan Muda Ditemukan Tewas di Perairan Teluk Kendari
Seorang nelayan muda bernama Rahmattulah (17) ditemukan meninggal dunia di perairan Trans Lapulu, Teluk Kendari, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, pada Jumat 31 Januari 2025 sekitar pukul 07.30 WITa.
Kapolsek KP3, Iptu La Ode Hasmil Hamzah, membenarkan penemuan jasad korban. Menurutnya, mayat pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang menarik jaring rajungan.
“Awalnya, saksi bernama Munir sedang menarik jaring kepiting rajungan di laut. Saat itu, ia melihat ada benda terapung yang diduga tubuh manusia. Munir kemudian memanggil rekannya untuk memastikan,” ujar Iptu La Ode Hasmil kepada Nawalamedia.id.
Setelah memastikan bahwa yang terapung adalah mayat manusia, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT Kelurahan Lapulu untuk diteruskan ke pihak kepolisian.
Iklan oleh Google
Sekitar pukul 08.30 WITa, anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Kendari, Polairud Polda Sultra, dan Polsek Abeli tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad korban di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum.
Ia mengungkapkan, dari hasil visum, pihak rumah sakit tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Hasil visum menunjukkan tidak ada tanda kekerasan. Luka di bibir dan telinga diduga akibat gigitan ikan, sedangkan pembuluh darah korban pecah karena sudah lama tenggelam di laut,” tambah Kapolsek.
Jenazah Rahmad kini telah dipulangkan ke kampung halamannya di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. (Ahmad Odhe/yat)
