Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Kendari berinisial M (53) dilaporkan ke polisi pada Kamis, 9 Januari 2024 atas dugaan pelecehan terhadap muridnya.
Kasus ini terungkap setelah keluarga korban mendapati perilaku mencurigakan dari sang anak, yang akhirnya bercerita tentang tindakan tak pantas yang dilakukan oleh gurunya.
Ayah korban mengungkapkan, awalnya ia tidak menyangka ada masalah serius karena sedang berada di luar kota. Namun, sang anak mulai menunjukkan perubahan sikap.
“Anak saya bilang, pak guru suka kasih uang, pegang-pegang kalau salaman, dan sering memeluk. Sebagai orang tua, saya merasa itu sudah kelewatan, apalagi anak saya sudah kelas 4 SD,” ujarnya saat ditemui awak media di Mapolresta Kendari.
Iklan oleh Google
Puncaknya terjadi dugaan pelecehan ketika seluruh murid diminta keluar kelas oleh pelaku. Namun, korban disuruh tetap tinggal dengan alasan sedang tidak enak badan.
“Itu membuat saya curiga. Anak saya bilang, temannya yang sakit tetap disuruh keluar, tapi dia tidak,” jelasnya.
Ketika sang ayah tiba di rumah, anaknya terlihat murung dan menangis sambil bercerita tentang kejadian tersebut. Sang ayah langsung melapor ke polisi agar kasus ini dapat diproses secara hukum.
“Kami mempercayakan anak kami pada sekolah untuk dididik, bukan untuk menjadi korban tindakan yang tidak pantas. Ini harus menjadi pelajaran bagi semua pihak,” tegas ayah korban.
Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih mendalami kasus ini untuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari pihak terkait. (Ahmad Odhe/yat)
