Dalam Sepekan, Dua Nelayan Hilang di Perairan Batu Atas
Dalam sepekan terakhir, dua nelayan dilaporkan hilang di perairan Baru Atas Kabupaten Buton Selatan (Busel).
Korban pertama bernama La Ode Haryono (22). Warga Dusun Perorangan 1 Desa Tilando Jaya Kecamatan Batu Atas Kabupaten Buton Selatan ini dilaporkan hilang pada Sabtu 25 Maret 2023.
Pada 25 Maret 2023 sekitar pukul 08.00 WITa, korban keluar mencari ikan dengan menggunakan perahu di sekitar Tanjung Wapade Perairan Batu Atas.
“Pada pukul 15.00 WITa informasi dari keluarga korban bahwa longboat (perahu) yang digunakan oleh korban ditemukan dalam keadaan tidak berawak dan ditemukan juga panah ikan milik korban. Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga namun hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil,” kata Rudi.
Pada pukul 08.45 WITa, tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal sekitar 0,35 NM arah tenggara dari lokasi, selanjutnya korban dievakuasi ke rumah duka.
“Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi SAR terhadap 1 orang nelayan hilang di sekitar Tanjung Wapade Perairan Batu Atas Kabupaten Buton Selatan dinyatakan selesai dan ditutup,” imbuhnya.
Iklan oleh Google
Sementara korban kedua bernama La Amib(35), warga Desa Lamanegara Siompu Barat Kabupaten Buton Selatan. Korban dinyatakan hilang sejak minggu lalu dan belum juga ditemukan.
“Hingga memasuki pukul 17.30 WITa, Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan hasil nihil,” kata Rudi.
Mengingat operasi SAR telah memasuki hari ke- 7 dan tidak diketemukannya tanda-tanda keberadaan korban serta hasil dari koordinasi dengan pihak terkait termasuk keluarga korban, operasi SAR terhadap 1 orang nelayan hilang di sekitar perairan Pulau Batu Atas Kabupaten Buton Selatan dinyatakan ditutup.
“Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban,” pungkasnya.
Sebelumnya, pada 18 Maret 2023 sekitar pukul 04.00 WITa korban keluar melaut dan kebiasaan korban kembali ke rumah pada pukul 16.00 WITa.
Namun, pada 20 Maret 2023 sekitar pukul 12.10 WITa salah seorang nelayan menemukan perahu milik korban sekitar 30 NM dari Desa Lamangara Siompu Barat.
Kondisi perahu terombang ambing tanpa awak dan di atasnya ditemukan ikan yang sudah membusuk. (Yat)
