Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Warga Wakatobi Kembali Dilaporkan Hilang saat Melaut

75

Satu orang warga Kabupaten Wakatobi, bernama Nandisa (68) dilaporkan hilang saat pergi melaut, Sabtu 18 Juni 2022.

Peristiwa hilangnya nelayan saat melaut ini merupakan kali kedua dalam sepekan di Perairan Wakatobi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi menjelaskan, pada Jumat 17 Juni 2022, pukul 08.00 WITa korban keluar untuk memancing dengan menggunakan perahu di sekitar Perairan Patuno.

Kebiasaan warga Desa Waetuno Kecamatan Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi ini kembali dari memancing sekitar pukul 13.00 WITa. Namun, pada pukul 16.00 WITa, keluarga korban mencari di tempat korban biasa memancing sekitar 317 meter dari bibir pantai Desa Patuno dan ditemukan pancing milik korban yang tersangkut di karang.

“Dan pada saat proses pencarian ini, salah seorang keluarga korban mendapat informasi dari nelayan Waelumu bahwa sekitar pukul 15.00 WITa longboat yang digunakan oleh korban ditemukan di sekitar Perairan Patuno,” kata Aris Sofingi dalam keterangan tertulisnya.

Atas peristiwa itu, salah satu keluarga korban bernama Darmin melapor ke Comm Centre KPP Kendari.

Iklan oleh Google

“Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 07.00 WITa, Tim Rescue Pos SAR Wakatobi diberangkatkan menuju lokasi untuk memberikan bantuan SAR,” kata Aris.

Dalam pencarian itu, kondisi cuaca mendung disertai hujan ringan, kecepatan angin 2 – 20 knot, arah angin timur – selatan dan tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter.

Pencarian turut melibatkan, Pos AL Wakatobi, Polair Wakatobi, nelayan sekitar dan keluarga korban.

Sebelumnya, Seorang nelayan Wakatobi bernama Lita (30) dilaporkan hilang di sekitar Perairan Mola, pada Minggu 12 Juni 2022.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi menjelaskan, pada pukul 05.00 WITa korban dengan menggunakan perahu berangkat dari Desa Mola Wanci menuju Desa Sama Bahari Kaledupa.

Pada pukul 08.05 WITa seorang nelayan asal Desa Mola Sama Bahari yang pulang dari melaut melintas dan melihat perahu milik korban telah hanyut.

“Dimana korban tidak terlihat dalam longboat (perahu) dan posisi longboat pada saat itu sudah setengah berisikan air laut,” jelas Aris Sofingi dalam keterangan tertulisnya. (yat)

 

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi