Tujuh Hari Hilang, Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Nelayan Buton Utara
Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian nelayan asal Buton Utara (Butur) yang dilaporkan hilang sepekan lalu.
Nelayan asal Buton Utara bernama La Ode Zaeru (58) hilang saat pergi memancing. Namun, hingga tujuh hari pencarian belum membuahkan hasil.
Karena sudah sepekan hilang, pencarian terhadap nelayan asal Desa Pebaoa Kabupaten Buton Utara itu dihentikan sementara.
“Hingga memasuki pukul 16.30 WITa, operasi SAR hari ke- 7 terhadap 1 orang yang sedang mencari ikan di sekitar Perairan Tanjung Lelemo Kabupaten Buton Utara dengan hasil nihil,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi dalam keterangan tertulisnya, Minggu 7 Agustus 2022.
“Mengingat operasi SAR telah memasuki hari ke- 7 dan tidak diketemukannya tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tambah Aris.
Ia mengaku, operasi SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Iklan oleh Google
Dalam pencarian terhadap korban, turut melibatkan Rescuer Pos SAR Wakatobi,BPBD Kabupaten Buton Utara, Polairud, Babinsa Kulisusu, Bhabinkamtibmas Polsek Kulisusu, masyarakat setempat dan keluarga korban.
Sebelumnya, salah satu nelayan di Kabupaten Buton Utara bernama La Ode Zaeru (58) dilaporkan hilang usai pergi melaut mencari ikan, Sabtu 30 Juli 2022.
Warga Desa Pebaoa Kabupaten Buton Utara ini pergi mencari ikan menggunakan perahu di Perairan Tanjung Lelemo Kabupaten Buton Utara sekitar pukul 09.30 WITa, Sabtu 30 Juli 2022.
“Kebiasaan korban kembali pada pukul 13.00 WITa,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi dalam rilis persnya, Minggu 31 Juli 2022.
Namun, lanjut dia, pada pukul 12.00 WITa, nelayan lain yang melintas menemukan perahu La Ode Zaeru dalam keadaan tanpa keberadaan korban.
“Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan warga sekitar namun hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil,” katanya. (yat)
