Tiga Warga Kolaka Ditemukan Selamat Usai Perahu Dihantam Gelombang Tinggi
Tiga warga Kolaka dilaporkan sempat hilang dan akhirnya ditemukan selamat usai perahu yang mereka tumpangi terbalik akibat hantaman gelombang tinggi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari Aris Sofingi menjelaskan, ketiga orang itu yakni, Jufri (50), Tamrin (50) dan Akbar (13) pergi memancing di sekitar Pulau Lemo sekitar pukul 05.30 WITa, 11 Juni 2022.
Ketiga warga ini, lanjut dia, merupakan warga Desa Ngapa Kecamatan Baula Kabupaten Kolaka.
“Korban berangkat dari Pomalaa menuju perairan Pulau Lemo untuk melakukan aktivitas memancing dengan menggunakan longboat (perahu),” jelas Aris Sofingi dalam rilisnya.
Namun, sekitar pukul 18.30 WITa saat hendak kembali dari memancing, perahu korban dihantam gelombang tinggi sehingga perahu terbalik.
Iklan oleh Google
Peristiwa ini pun dilaporkan keluarga korban, Junat pada pukul 21.40 WITa. Berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 22.00 WITa, tim rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR.
Saat melakukan pencarian, kondisi cuaca berawan dan hujan serta tinggi gelombang antara 1 hingga 2 meter.
“Pada pukul 23.37 WITa Tim Rescue Pos SAR Kolaka tiba di lokasi dan langsung melakukan pencarian,” jelas Aris.
Pada pukul 00.30 WITa korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di pesisir Pulau Lemo sekitar 0,47 nautical mille (NM) arah barat dari perkiraan lokasi jatuh selanjutnya korban dievakuasi dan tiba di pelabuhan syahbandar pukul 03.35 WITa.
“Dengan ditemukannya 3 orang dan telah diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat, operasi SAR terhadap satu buah longboat yang terbalik akibat hantaman gelombang di sekitar Perairan Pulau Lemo Kabupaten Kolaka dinyatakan selesai dan ditutup,” pungkasnya. (yat)
