Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

Mahasiswa KKN Tematik UHO Kendari Sulap Limbah Jadi Produk Ekonomis

147

Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) tematik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menyulap limbah sabut kelapa menjadi produk ekonomis.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelatihan di Kantor Kelurahan Anggalomelai, Kecamatan Abeli Kota Kendari dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Kelurahan Anggalomelai Kecamatan Abeli Kota Kendari.

Ketua Tim DPL Alim Marhadi menyatakan, kegiatan awal yang dilakukan oleh tim adalah adanya penampungan sabut Kelapa di Kelurahan Anggalomelai.

Ia menyebutkan, sabut kelapa dapat diolah menjadi produk yang lebih ekonomis. Misalnya, pot bunga, kesetaraan kaki, sapu ijuk dan lain sebagainya.

“Ini bisa mengangkat Kelurahan Anggalomelai melalui kegiatan di Dekranasda. Produk yang diciptakan dapat dipasarkan di Pemandian Nambo sebagai salah satu sumber daya yang ada di Kecamatan Abeli,” kata Alim Marhadi.

Ia melanjutkan, banyak sumber daya yang ada di lingkungan masyarakat namun belum dimanfaatkan secara baik. Salah satu contohnya sabut kelapa. Menurutnya, hal ini bisa dikelola dengan baik oleh masyarakat dengan membentuk kelompok usaha lewat Karang Taruna untuk meningkatkan pendapatan ekonomi warga.

“Adik-adik mahasiswa yang cepat tanggap dalam melahirkan solusi yang efektif dan efisien dengan kecerdasan mereka,” tutupnya.

Sementara itu, ketua panitia Marwan mengatakan, kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerja sama semua pihak salah satunya Camat Abeli.

“Ucapan terima kasih kepada Pak Camat yang telah menyiapkan tempat untuk mengimplementasikan program kerja dan Tim DPL yang selalu memberi masukan dan ide sehingga program industri kreatif dapat dilakukan dengan baik,” jelasnya.

Iklan oleh Google

Ditambahkannya, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini, di antaranya Pemerintah Kelurahan Anggalomelai, Ketua RT dan RW, Ketua Karang Taruna dan masyarakat yang didominasi oleh ibu rumah tangga.

Kepala Lurah Anggalomelai Ruslan menyatakan, pihaknya sangat terbantu dengan kehadiran mahasiswa KKN tematik ini. Misalnya, mahasiswa ikut membuat kegiatan dan terlibat dalam peringatan kemerdekaan RI.

Mahasiswa KKN tematik UHO Kendari melatih warga memanfaatkan sabut kelapa sebagai produk ekonomis. (Istimewa)

 

“Pemerintah Kota Kendari membuka ruang kepada masyarakat untuk mengeluarkan hasil-hasil karya mereka. Semoga pelatihan yang kreatif ini bisa menambah penghasilan warga,” jelasnya.

Ia melanjutkan, hal yang bisa dilakukan adalah komunikasi dengan pihak perusahaan untuk memanfaatkan limbah sabut kelapa.

“Setiap tahun Pemerintah Kota Kendari mengadakan pameran kerajinan. Stand kecamatan hanya berisi kue-kue jadi yang dibeli di warung. Padahal potensi kita sangat melimpah untuk menghasilkan kerajinan. Misalnya seperti yang digagas adik-adik mahasiswa KKN Tematik UHO ini,” imbuhnya.

Selain dijajakan di pameran, hasil karya warga bisa dipasarkan di Pasar Lapulu yang selalu padat dan ramai, termasuk di lokasi wisata Pantai Nambo.

“Jadi, pemasaran jangan diragukan karena kita punya potensi itu. Ada tantangan kepada Karang Taruna untuk membuat Kelompok Usaha untuk membuat karya-karya yang ekonomis. Intinya adalah kemauan untuk membangun kelurahan Anggalomelai dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Terhadap hal itu, Ruslan akan membentuk kelompok usaha agar produk rumahan tersebut bisa dikembangkan dengan maksimal.

“Dalam satu atau dua minggu kami akan berkunjung untuk melihat aktivitas kelompok yang akan dibuat,” tutupnya. (yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi