Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

GMKI Kendari Minta Polisi Usut Tuntas Kasus Penyerangan Gereja

86

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kendari mengecam penyerangan rumah ibadah yang terjadi di Gereja Pantekosta di Indonesia (Gpdi) Jemaat Yesus Gembala Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Jumat 7 Oktober 2022 sekitar pukul 07.30 WITa yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK).

Ketua Cabang GMKI Kendari, Bongga Lasarus meminta pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini sehingga tidak menimbulkan ketakutan dan keresahan di tengah masyarakat Kota Kendari terlebih umat Kristiani.

“Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Pak Ditintelkam Polda Sultra dan Kasat Intelkam Polresta Kendari yang kebetulan bersama-sama tadi di lokasi, dan menyampaikan secara langsung bahwa kami dari GMKI Kendari meminta kepada pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus penyerangan ini sehingga tidak menimbulkan ketakutan dan keresahan bagi masyarakat Kota Kendari terlebih bagi jemaat,” katanya.

Iklan oleh Google

Di samping itu Bongga mengimbau kepada masyarakat Kota Kendari khususnya umat Kristiani untuk tidak terprovokasi dan turut serta bersama dengan pihak-pihak terkait untuk mewujudkan Kota Kendari sebagai kota yang bertaqwa, aman dan nyaman untuk dihuni semua kalangan masyarakat.

Ia juga mengajak umat Kristiani untuk menyerahkan sepenuhnya penyelesaian kasus ini kepada kepolisian.

“Kita tidak menduga-duga motif penyerangan ini, namun yang pasti saya mengajak umat Kristiani untuk menyerahkan kasus ini kepada kepolisian,” ucapnya.

“Karena apapun bentuk dan motifnya kekerasan, penyerangan, radikalisme dan tindakan intoleransi lainnya yang mengganggu kehidupan berbangsa dan bernegara kita harus kita lawan bersama dan kita juga negara tidak boleh kalah,” sambungnya. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi