Bawaslu Sultra Bahas Kompetisi Debat Antar-Kampus se-Indonesia
Menjelang kompetisi Debat Hukum Pemilu Antar-Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-IV, dengan tema Pemilihan Serentak Tahun 2024, Bawaslu Sutra melaksanakan audiensi di dua kampus di Kota Kendari, Selasa, 6 Agustus 2024.
Dua kampus tersebut yakni Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari.
Dalam pertemuan tersebut Bawaslu Sultra mendapat sambutan baik dari dua kampus di Kota Kendari itu.
Anggota Bawaslu Sultra Indra Eka Putra mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu forum sosialisasi kepada mahasiswa berkaitan dengan isu-isu baru pada pemilihan serentak tahun 2024 ini.
Selain itu, kata dia, kegiatan tersebut untuk menjawab persoalan-persoalan yang sering dibahas oleh masyarakat setelah pemilu selesai atau sebelum pemilihan.
“Untuk menjawab itu akhirnya diangkat oleh Bawaslu RI sebagai mosi atau isu yang akan diperdebatkan atau dipertandingkan dimana kekuatan standing pro dan kontranya itu sama-sama kuat,” kata indra.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Sultra lainnya, Bahari menjelaskan, kegiatan ini akan berlangsung dua tahap. Dimana tahap pertama eliminasi dan yang kedua pada tahap nasional.
Bahari menyebut pada tahap eliminasi setiap peserta debat wajib mengikutinya. Kata dia pada tahap tersebut masing-masing peserta wajib membuat artikel ilmiah sesuai dengan format yang telah ditentukan dan video presentasi artikel ilmiah artikel berjumlah satu tulisan sesuai dengan mosi yang telah ditentukan oleh Bawaslu.
Iklan oleh Google
Serta video presentasi artikel ilmiah berdurasi maksimal lima menit, dengan pilihan standing pro atau kontra sesuai dengan artikel ilmiah yang dibuat oleh peserta.
“Tahap nasional diikuti oleh 23 regu debat perguruan tinggi yang telah dinyatakan lolos tahap eliminasi dan satu regu perguruan tinggi yang menjadi juara I pada kompetisi debat penegakan hukum Pemilu III tahun 2023,” ungkap Bahari.
Di tempat yang sama Rektor Universitas Sulawesi Tenggara Prof. Dr. Ir. H.Andi Bahrun mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi debat hukum pemilu antar-perguruan tinggi yang di selenggarakan oleh Bawaslu.
Sehingga dirinya berharap dengan adanya debat ini bisa menjawab tantangan-tantangan yang dimiliki oleh masyarakat.
“Tentunya semoga lewat debat ini melalui penegakan hukum Pemilu dan Pilkada bisa semakin mencerahkan dan memberi kepuasan pada masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Institut Agama Islam Negeri Kendari Dr.Jumardin La Fua menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut.
Diketahui pada pilkada serentak tahun 2024 ini selain pergelaran debat antar kampus se-Indonesia Bawaslu RI menggelar kegiatan nasional yaitu Bawaslu Goes to Campus dengan tema meningkatkan peran partisipatif mahasiswa dalam pengawasan pemilihan serentak tahun 2024 yang akan dilaksanakan 38 provinsi se-Indonesia.
Dimana untuk Provinsi Sulawesi Tenggara akan dilaksanakan di kampus Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra). (Ahmad Odhe/yat)
