Danlanal Kendari Bangun Sinergitas dengan Jurnalis
Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Kendari Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari, berkunjung ke Sekretariat Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tenggara, Senin 16 Januari 2022.
Kunjungan tersebut untuk memperingati Hari Dharma Samudra mengenang pertempuran Laut Arafuru.
Dalam kunjungan tersebut, Danlanal dan rombongan disambut langsung oleh Ketua IJTI Sultra dan sejumlah jurnalis di Kota Kendari.
Danlanal Kendari Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari, mengatakan, sebagai penjaga teritorial wilayah laut Sulawesi Tenggara (Sultra), Danlanal ingin bersilaturahmi serta membangun sinergitas dengan seluruh jurnalis yang berada di Sulawesi tenggara (Sultra).
“Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk menjalin silahturahmi kemudian yang kedua sesuai instruksi pimpinan TNI Angkatan Laut agar satuan komando kewilayahan khususnya di Provinsi Sulawesi Tenggara ini adalah TNI Angkatan Laut harus menjalin hubungan yang baik dengan rekan-rekan media,” katanya.
Iklan oleh Google
Ia mengungkapkan, tugas angkatan laut tidak akan terpublikasi dengan baik tanpa adanya dukungan media yang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Peran media ini sangat vital di era teknologi 4.0 sekarang ini tanpa media kita tidak bisa mengetahui apa-apa,” ungkapnya.
“Pemberian plakat ini adalah bentuk apresiasi dan ikatan antara angkatan laut dengan media artinya plakat itu mewakili angkatan laut di kantor media-media yang berada di Sulawesi Tenggara,” tambahnya.
Sementara itu Ketua IJTI Asdar Zuula mengatakan, sebelum kunjungan Danlanal Kendari di Sekretariat IJTI, pihaknya juga menerima kunjungan Kapolda Sultra.
“Ini adalah upaya untuk menggagas silahturahmi dimana dalam pertemuan itu kita membahas terkait peran-peran jurnalis terkait kode etik jurnalis dan juga kerjasama dalam bentuk kegiatan bersama ke depannya,” katanya.
“Yang lebih penting, IJTI adalah organisasi profesi jurnalis. Dalam penyelesaian sengketa-sengketa pemberitaan perlu disosialisasikan seperti apa kerja- kerja jurnalis di lapangan serta perlindungan jurnalis pada saat di lapangan,” sambungnya. (Ahmad Odhe/yat)
