Beredar Nama Calon Pj Wali Kota Kendari, Mulai Usulan DPRD, Gubernur dan Mendagri
Jelang berakhirnya masa jabatan Wali Kota Kendwri, beredar sejumlah nama usulan untuk calon Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Sejumlah nama tersebut mulai dari usulan tingkat DPRD Kota Kendari, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), yang masing-masing mengusulkan tiga nama.
Usulan DPRD Kota Kendari telah melalui rapat internal antara unsur pimpinan dan ketua-ketua fraksi dengan penentuan perangkingan.
1. Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri, Asmawa Tosepu.
2. Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Nadirah Saha Nur.
3. Mantan Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar saat ini menjabat sebagai Pejabat Fungsional Widyaiswara Ahli Utama.
Sementara ada tiga nama juga yang beredar diusulkan oleh Pemprov Sultra yakni,
1. Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Sulawesi Tenggara, Yusmin.
2. Kepala Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara, Ridwan Badallah.
3. Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri, Asmawa Tosepu.
Kemudian ada juga beredar nama usulan Kemendagri yaitu :
1. Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri, Asmawa Tosepu
2. Mantan Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar saat ini menjabat sebagai Pejabat Fungsional Widyaiswara Ahli Utama.
3. Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Nadirah Saha Nur.
Iklan oleh Google
Dari nama-nama yang beredar, usulan DPRD Kota Kendari sama dengan usulan Kemendagri. Sementara Pemprov Sultra dua nama berbeda dengan usulan, DPRD Kota Kendari dan Kemendagri.
Menanggapi nama-nama tersebut, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir menilai semua nama yang diajukan merupakan orang-orang yang mempunyai kapabilitas dan memiliki kemampuan.
“Semuanya orang-orang yang punya kapabilitas dan kemampuan. Saat ini kita sedang menunggu keputusan dari pemerintah pusat siapa yang akan diberikan kepercayaan,” kata Sulkarnain Kadir, Rabu 14 September 2022.
Orang nomor satu di Kota Kendari berharap dengan adanya Pj Wali Kota bisa menjalankan program-program yang sekarang sedang diprogramkan pemerintah kota bisa ditingkatkan dan dikembangkan, karena dalam pembangunan itu baiknya berkelanjutan.
“Berharap seluruh masyarakat Kota Kendari siapapun nanti yang dipercayakan pemerintah pusat harus kita dukung dan bersinergi bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama tujuan untuk pembangunan dan memajukan Kota Kendari tidak boleh ada energi yang terbuang dengan urusan yang tidak penting.
“Kita berhenti kontroversi, karena hanya menghabiskan energi. Lebih bagus energi kita, kita pakai untuk membangun Kota Kendari ini,” tutupnya. (re/yat)
