Take a fresh look at your lifestyle.
UHO Kendari

17 Program Strategis Pj Bupati Mubar Pada 2022 dan 2023

575

Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat (Mubar) Dr Bahri memaparkan 17 program strategis yang akan dilaksanakan pada 2022 dan 2023 mendatang dalam acara penutupan perayaan HUT ke-8 Kabupaten Mubar di Lapangan Desa Marobea Kecamatan Sawerigadi Kabupaten Mubar.

Dalam penutupan perayaan HUT Mubar itu, turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi dan beberapa kepala daerah di Sultra.

Dalam sambutannya, Bahri mengaku, sejak dilantik sebagai Penjabat Bupati Mubar pada 27 Mei 2022, langkah awal yang dilakukan adalah segera melakukan rasionalisasi APBD 2022 untuk mengejar target kinerja pembangunan yang belum tercapai.

Beberapa program strategis yang akan segera dilaksanakan pada tahun 2022 dan direncanakan tahun 2023 ini antara lain :

Pertama, pembangunan masjid agung Muna Barat yang sudah dilakukan peletakkan batu pertama oleh Gubernur Sulawesi Tenggara.

“Direncanakan pembangunannya akan selesai pada tahun 2023 dengan total anggaran Rp28 miliar,” kata Bahri dalam sambutannya.

Kedua, pembangunan kantor bupati yang sudah dilakukan peletakkan batu pertama oleh Gubernur Sulawesi Tenggara direncanakan pembangunannya akan selesai pada tahun 2023 dengan total anggaran Rp46 miliar.

Ketiga, pembangunan kantor DPRD Kabupaten Muna Barat direncanakan pembangunannya akan selesai pada tahun 2023 dengan total anggaran Rp24 miliar.

Keempat, mall pelayanan publik direncanakan pembangunannya tahun 2023 dengan total anggaran Rp12 miliar.

Kelima, pembangunan rujab bupati dan wakil bupati direncanakan pembangunannya tahun 2023.

Keenam, pembangunan rujab pimpinan DPRD direncanakan pembangunannya tahun 2023.

Ketujuh, pembangunan posko pemadam kebakaran untuk 3 wilayah (Tiworo Raya, Lawa Raya dan Kusambi Raya) direncanakan pembangunannya tahun 2023.

Iklan oleh Google

Kedelapan, pembangunan mes guru dan tenaga kesehatan di seluruh wilayah kepulauan. Kesembilan, fasilitasi kurikulum muatan lokal pada sekolah dasar.

Ke-10, bantuan sosial (bansos) BLT APBD untuk 5 kelurahan. Ke-11, dukungan UHC (untuk yang tidak mempunyai NIK, disabilitas, orang gila dan bayi baru lahir).

Ke-12, cetak sawah 400 hektare, bantuan keuangan 81 desa, dukungan pembangunan pabrik tepung tapioka 4000 hektare, mess guru dan tenaga kesehatan (kepulauan).

Kemudian, kegiatan UMKM di antaranya, mendorong NIB, peningkatan kapasitas, pembiayaan (bantuan modal usaha-hibah, subsidi bunga, IJP.

Selanjutnya, pembangunan infrastruktur jalan/jembatan untuk mendukung konektivitas wilayah.

Bahri menuturkan, malam puncak HUT Mubar ke-8 ini menjadi momentum untuk memupuk serta memperkuat komitmen bersama dalam melaksanakan pembangunan daerah demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Muna Barat.

“Kehadiran bapak Gubernur Sulawesi Tenggara, para tokoh pemekaran, tokoh masyarakat dan seluruh stakeholder pembangunan di tengah-tengah kita pada acara yang penuh dengan nuansa kekeluargaan ini, hendaknya menjadi kekuatan, spirit dan sekaligus motivasi bagi kita semua di Kabupaten Muna Barat dalam melanjutkan pembangunan daerah di Kabupaten Muna Barat. Saya berharap kebersamaan kita pada malam hari ini dapat terus berlanjut pada masa-masa yang akan datang,” imbuhnya.

Olehnya itu, Bahri mengajak semua pihak untuk menjaga kebersamaan ini dan kondusifitas daerah sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Ia juga menyadari pelaksanaan pembangunan dalam kurun waktu 8 (delapan) tahun ini masih banyak kekurangan-kekurangan yang harus dibenahi.

“Namun demikian, sudah sepatutnya juga, kita harus mensyukuri semua potensi sumber daya alam yang sudah termanfaatkan dengan baik dan kemajuan pembangunan yang sudah dicapai serta melakukan refleksi, evaluasi dan introspeksi terhadap kinerja-kinerja pembangunan yang belum tercapai secara maksimal,” ujarnya.

Beberapa hal-hal yang masih menjadi permasalahan utama dalam pembangunan di Kabupaten Muna Barat antara lain aspek pelayanan publik, ketersediaan sarana dan prasarana perkantoran, daya saing infrastruktur, tingkat kesejahteraan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia.

“Permasalahan-permasalahan tersebut akan menjadi fokus utama saya sebagai penjabat bupati dalam merencanakan pembangunan pada tahun 2023. InsyaAllah pada tahun 2023, masyarakat Muna Barat bisa melihat apa saja yang sudah kami lakukan untuk menyelesaikan empat permasalahan utama tersebut,” pungkasnya. (Pialo/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi