Take a fresh look at your lifestyle.

TKA China Diduga Aniaya Pekerja Lokal, Kericuhan Pecah di Kawasan PT IPIP Kolaka

70

Kericuhan pecah di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu, 28 Januari 2026. Insiden ini dipicu oleh dugaan penganiayaan yang dilakukan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China terhadap pekerja lokal.

Aksi kekerasan tersebut sempat terekam kamera pekerja dan viral di media sosial. Dalam potongan video yang beredar, seorang korban terlihat mengalami luka serius dengan darah yang mengalir dari bagian belakang leher.

Video lain menunjukkan suasana mencekam di area konstruksi saat seorang pria dikeroyok di tengah aktivitas proyek. Meski sejumlah pekerja berupaya melerai, situasi sempat tak terkendali hingga membuat para TKA di lokasi berlarian menyelamatkan diri untuk menghindari amukan massa.

Kapolres Kolaka AKBP Yudha membenarkan insiden tersebut. Ia menyatakan pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan terduga pelaku ke mapolres setempat.

Iklan oleh Google

“Untuk sementara, yang terlibat dan diduga melakukan penganiayaan sudah kita amankan dua WNA. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, apakah hanya dua orang ini atau ada tambahan lainnya,” kata Yudha kepada wartawan.

Yudha memastikan bahwa saat ini kondisi keamanan di area PT IPIP telah berangsur kondusif. Aktivitas di kawasan proyek strategis tersebut dilaporkan telah kembali berjalan normal di bawah pengawasan aparat.

“Situasi saat ini kondusif. Saya juga sudah memberikan arahan. Intinya, teman-teman meminta agar pelaku lain, jika ada, tetap dikejar,” tegasnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan intensif untuk mengungkap kronologi serta motif di balik penganiayaan tersebut. Identitas korban maupun kedua WNA yang diamankan belum dirilis secara resmi oleh pihak berwenang.

Kawasan PT IPIP merupakan salah satu titik vital industri di Sulawesi Tenggara yang melibatkan ribuan tenaga kerja. Insiden ini menjadi perhatian publik mengingat statusnya sebagai proyek strategis nasional yang sensitif terhadap stabilitas keamanan dan hubungan industrial antara tenaga kerja asing dan lokal. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi