Take a fresh look at your lifestyle.
     

Rusman Emba Sebut Pemprov Sultra Sudah Sering Janji Perbaiki Jalan di Muna

93

Bupati Muna, LM Rusman Emba memberikan tanggapan terkait aksi pemblokiran jalan rusak dan penyanderaan kendaraan dinas oleh warga di Desa Laiba Kecamatan Parigi, Selasa 31 Agustus 2021.

Rusman menjelaskan, aksi yang dilakukan oleh warga merupakan bentuk kekecewaan dan mengharap kepastian akan janji dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk melakukan mengaspal jalan rusak yang menghubungkan Kabupaten Muna dan Buton Tengah.

“Warga hanya minta kepastian pengaspalan jalan tersebut. Apakah dikerjakan tahun ini atau kapan, karena pemprov sudah berjanji berulang kali dan belum direalisasikan sampai sekarang,” kata LM. Rusman Emba saat ditemui di Kota Kendari, Rabu 1 September 2021.

Iklan oleh Google

Bupati Muna dua periode ini mengaku prihatin dengan warganya yang terus menuntut perbaikan jalan tersebut. Namun, pihaknya tidak bisa berbuat banyak untuk mengambil alih karena itu merupakan tanggung jawab Pemprov Sultra.

“Kita terus menyampaikan ke Pemprov Sultra mengenai kondisi jalan tersebut.
Harapan kami sebagai pemerintah daerah kepada Pemprov Sultra untuk segera merealisasikan dan menganggarkan perbaikan dan pengaspalan jalan yang diminta warga,” jelasnya.

Mantan Ketua DPRD Sultra ini berharap, anggota DPRD Sultra, khususnya dari dapil Muna yang memiliki hak budjeting kiranya dapat memperjuangkan anggaran pembangunan jalan tersebut.

“Sebenarnya Kepala Dinas PU Sultra harus mampu menggaransi anggaran perbaikan jalan dan juga mendapat pengawalan dari anggota DPRD Sultra. Saya kira kalau sudah dapat ditunjukkan seperti itu, warga tidak akan lagi melakukan protes dan menagih janji yang sudah tiga tahun terakhir ini yang belun direalisasikan,” tutupnya. (Re)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi