Take a fresh look at your lifestyle.
   

Ridwan Bae: Golkar Belum Ada Sikap Resmi Wacana Penundaan Pemilu 2024

121

Ketua dewan pertimbangan Partai Golkar Sultra Ridwan Bae menyatakan, hingga saat ini belum ada sikap resmi partai terkait adanya wacana penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Ia mengungkapkan, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto baru mendapatkan suara aspirasi seorang petani dari Riau terkait aspirasi keinginan agar Presiden Jokowi lanjut 3 periode.

“Bukan Golkar menyatakan sikap wacana tersebut, tidak ada seperti itu,” katanya, Sabtu 5 Maret 2022.

“Kita berpandangan kalau dari kader partai Golkar kita menunggu keputusan dari ketua DPP tapi keputusan DPP sampai saat ini belum ada sama sekali,” tambahnya.

Iklan oleh Google

Sejauh ini, beberapa elit politik sudah menyatakan usulan penundaan Pemilu 2024. Di antaranya, Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Ketua DPP PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Namun, Ridwan Bae yang juga anggota DPR RI mengatakan bahwa DPD Golkar masih menunggu keputusan dari DPP Golkar.

“Kita sebagai kader partai politik maka kita punya hak politik telah diambil alih partai saat partai mengatakan A maka kader harus katakan A. Tentu apa yang diputuskan partai itu lah yang terbaik untuk bangsa kita yang terbaik untuk masyarakat dan yang terbaik untuk Indonesia,” kata mantan Bupati Muna dua periode ini.

Ia menambahkan, secara pribadi dirinya hanya bisa berpendapat namun bila partai sudah memutuskan maka dirinya tetap harus patuh pada keputusan partai.

“Karena kita berpartai hak kita sudah diambil alih. Kita tidak punya hak lagi untuk bicara kecuali kita hanya bisa bicara di internal partai. Saat internal partai sudah memutuskan A maka seluruh kader partai Golkar di seluruh Indonesia harus mengatakan A,” tutupnya. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
       
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi