Take a fresh look at your lifestyle.
     

Jaksa Kasus Sambo, Sugeng Hariadi Jabat Wakajati Sultra

120

Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) ST Burhanuddin kembali melakukan rotasi terhadap jabatan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kali ini ST Burhanuddin menugaskan Jaksa Utama Muda Sugeng Hariadi untuk menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Tenggara (Sultra), menggantikan Jaksa Utama Muda Herry Ahmad Pribadi yang dipromosikan menjadi Wakajati Sumatera Selatan (Sumsel).

Dalam pelantikan dan penyerahan surat terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sultra Patris Yusrian Jaya yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara, Senin 30 Oktober 2023.

Dalam kesempatan itu Kajati Sultra Patris Yusrian Jaya mengucapkan selamat kepada keduanya yang mendapatkan posisi jabatan yang baru.

Iklan oleh Google

Ia pun berpesan kepada para pejabat baru di jabatan Wakajati, dapat bekerja dengan baik, profesional dan dapat mengambil keputusan-keputusan yang berkualitas baik dalam penegakkan hukum atau tugas-tugas lainnya.

“Jadi keputusan-keputusan itu harus berkualitas, jangan sampai mengambil keputusan yang amatir, yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, tidak transparan yang justru bertentangan dengan komitmen pimpinan dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum,” ujar Kajati Sultra.

Diketahui sebelumnya, jaksa utama muda Sugeng Hariadi menjabat sebagai Koordinator Jampidum Kejagung RI.

Selain itu juga dari informasi yang dihimpun media ini Wakajati Sultra yang baru itu, juga sebagai salah satu anggota tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus Ferdy Sambo. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi