Take a fresh look at your lifestyle.
     

Bocah Tertembak di Kendari Ternyata dari Senjata Polisi yang Kejar Pelaku Begal

58

Seorang bocah 13 tahun di Kendari berinisial SF dikabarkan terkena tembakan pada Minggu 11 Februari 2024 dini hari akhirnya terungkap.

Peluru nyasar tersebut ternyata milik patroli polisi yang melakukan tembakan peringatan kepada kompolotan begal yang meresahkan warga Kota Kendari.

Hal tersebut dibenarkan Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko dalam konferensi persnya di Mapolsek Mandonga, Minggu 11 Februari 2024.

Ia mengatakan, kasus peluru nyasar yang mengenai SF tersebut bermula saat tim patroli cipkon gabungan Polresta Kendari bersama Polda Sultra mendapatkan informasi adanya laporan sekelompok remaja yang membawa senjata tajam di Jalan Pattimura Kelurahan Watulondo Kecamatan Puuwatu Kota Kendari.

“Tim patroli kami yang kebetulan dekat dari perintis Polda mendatangi TKP. Kebetulan saat mendatangi TKP ada remaja yang membawa sajam jenis samurai kemudian mengancungkan samurainya kepada petugas patroli sehingga petugas patroli memberikan tembakan peringatan untuk menyerah,” katanya.

Kombes Pol Aris Tri Yunarko mengungkapkan, saat itu tim patroli berhasil mengamankan 1 orang pelaku berinisial T (16).

“Terkait pemuda tersebut kita kenakan undang-undang darurat dan pengancaman pada petugas yang melaksanakan tugas,” ungkapnya.

Kombes Pol Ari melanjutkan, usai berhasil mengamankan satu pelaku begal, tak berselang lama, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada seorang warga yang terkena peluru. Sehingga dari informasi tersebut, polisi gerak cepat dan kemudian melakukan olah TKP.

Iklan oleh Google

Dari hasil oleh TKP kata Kapolresta Kendari, proyektil yang mengenai tubuh SF memiliki kemiripan dengan peluru yang ditembakkan tim patroli saat memberikan tembakan peringatan terhadap pelaku begal.

“Dari proyektil identik dengan senjata yang tadi malam diletuskan oleh anggota patroli yang memberikan tembakan peringatan,” ujarnya.

Sementara itu, keluarga korban bernama Indas mengaku mengetahui kejadian tersebut saat mendengar bunyi di dalam rumahnya.

Tak berselang lama, ia mendengar suara tangisan di dalam kamar tidur korban. Menurutnya saat itu korban tertidur.

Indas juga mengaku sempat mengecek atap rumahnya karena menurut korban sempat terdengar bunyi lemparan.

“Setelah kita lihat di plafon, ternyata dengan sengnya dia bocor, kita lihat mi cepat ini kemenakan pas kita liat berdarah mi bajunya,” kata Paman korban di rumah sakit Bhayangkara Kendari.

Tidak jauh dari tempat tidur korban, ia juga melihat sebuah peluru tajam.

“Setelah kita periksa (tubuh korban) kita bongkar tempat tidurnya dan jatuh mi itu peluru,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka tembakan di bagian punggung sebelah kiri. Dan harus dilarikan di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. (Ahmad Odhe/yat)

ARTIKEL-ARTIKEL MENARIK NAWALAMEDIA.ID BISA DIAKSES VIA GOOGLE NEWS(GOOGLE BERITA) BERIKUT INI: LINK
Berlangganan Berita via Email
Berlangganan Berita via Email untuk Mendapatkan Semua Artikel Secara Gratis DIkirim ke Email Anda
Anda Dapat Berhenti Subscribe Kapanpun
Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan, ruas (*) wajib diisi